Tari Laras Depokyan, Karya Seni Baru yang Disiapkan Jadi Identitas Budaya Kota Depok

- Reporter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tari Laras Depokyan yang merupakan hasil karya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Sanggar Tari Larasati. (Sumber foto: Dokumentasi narasumber)

Tari Laras Depokyan yang merupakan hasil karya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Sanggar Tari Larasati. (Sumber foto: Dokumentasi narasumber)

SIARAN DEPOK –

Tari Laras Depokyan yang merupakan hasil karya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Sanggar Tari Larasati. (Sumber foto: Dokumentasi narasumber)

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui LPPM Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berkolaborasi dengan Sanggar Tari Larasati untuk menghadirkan Tari Laras Depokyan, sebuah karya seni anyar yang dirancang menjadi simbol identitas budaya Kota Depok. Program yang dipimpin oleh Prof. Dinny Devi Triana ini didanai melalui hibah Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) dalam skema Pengabdian kepada Masyarakat (P2M). Inisiatif ini berfokus pada penggalian potensi seni lokal guna menjawab tantangan geografis Depok yang berada di persimpangan budaya Betawi dan Sunda—posisi yang selama ini membuat karakter budaya khas kota tersebut cukup sulit dirumuskan.

Ketua Sanggar Tari Larasati, Kurniawan, menyampaikan bahwa tarian ini mengeksplorasi akulturasi kedua budaya tersebut agar Depok memiliki seni pertunjukan berkarakter kuat. Selain difungsikan sebagai seni panggung, Tari Laras Depokyan diproyeksikan masuk ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah dan materi pembinaan di sanggar-sanggar tari setempat. Karya ini bahkan direncanakan menjadi salah satu cabang kompetisi dalam agenda Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya SMP Kota Depok. Lewat strategi kurasi dan dokumentasi digital, tarian monumental ini juga ditargetkan mampu menembus panggung internasional sekaligus memperkaya ragam kebudayaan di kawasan Jabodetabek.

Rangkaian penyusunan tarian ini telah berjalan sejak Maret 2026, diawali dengan konsolidasi perencanaan daring dan sosialisasi kepada MGMP Seni Budaya SMP pada bulan April. Proses perancangan koreografi, penataan busana, hingga sesi latihan intensif rampung digelar pada rentang Juni hingga Agustus 2026. Selanjutnya, tim penyusun dijadwalkan melangsungkan audiensi bersama Lembaga Kebudayaan Depok (LKD) pada September 2026 guna memperoleh pengakuan resmi atas kekhasan tarian ini, sebelum akhirnya dipentaskan secara perdana kepada publik pada Oktober 2026.

Prof. Dinny Devi Triana berharap Tari Laras Depokyan dapat diserap dengan mudah oleh masyarakat luas dan meluas ke berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA. Perpaduan harmonis antara karakter Betawi dan Sunda dalam tarian ini diharapkan tak sekadar menjadi kreasi seni baru, tetapi juga mampu memantulkan karakter masyarakat serta mengukuhkan identitas kebudayaan Kota Depok secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh
TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida
Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:09 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru

Kepala Bidang Kebudayaan, Pengembangan Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Disporyata Kota Depok, Startik Sartika memberikan apresiasi kepada Sanggar Ayodya Pala pada lomba tari Semarak Nusantara piala Walikota Depok tahun 2026. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

Even Semarak Nusantara Ayoyda Pala Meningkatkan Seni dan Budaya

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:00 WIB