OTT KPK di Bea Cukai: 17 Orang Ditangkap, Seret Pejabat Aktif DJBC dan Pihak Swasta

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — KPK kembali mengguncang instansi pemerintahan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) besar-besaran di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Tak tanggung-tanggung, sebanyak 17 orang diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung pada Kamis (5/2/2026). Kasus ini diduga kuat berkaitan dengan praktik lancung dalam pengurusan importasi barang.

High-Profile Target: Nama Besar Terseret salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam penangkapan ini adalah Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC. Saat ini, Rizal menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat. Ironisnya, ia baru saja dilantik untuk jabatan tersebut oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 28 Januari 2026 lalu—hanya berselang sepekan sebelum operasi ini digelar.

Komposisi Pihak yang Diamankan
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merinci bahwa dari 17 orang yang ditangkap, mayoritas berasal dari internal kementerian:
12 Orang: Pegawai DJBC Kementerian Keuangan.
5 Orang: Pihak swasta (diduga berasal dari PT BR atau PT Blueray Cargo).

Barang Bukti Multicurrency dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik mengamankan barang bukti berupa tumpukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing. “Uang yang disita terdiri atas Rupiah, Dolar AS, Dolar Singapura, hingga Yen Jepang,” jelas Budi Prasetyo di Jakarta.

Fokus Penyelidikan OTT ini menjadi pintu masuk KPK untuk membongkar mafia importasi yang diduga telah lama bermain di jalur hijau maupun merah Bea Cukai. Saat ini, seluruh pihak yang diamankan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK untuk menentukan status hukum mereka dalam waktu 24 jam ke depan.

Informasi Lanjutan: Penangkapan ini diprediksi akan memicu perombakan besar-besaran di internal DJBC guna memulihkan integritas lembaga. (Asep)

Berita Terkait

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi
Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:06 WIB

Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 11:50 WIB

Akun BTN Jakim 2026 Banjir Kritikan Warganet, Desak Evaluasi soal Tim Medis saat Event Lari

Berita Terbaru