



SiaranDepok — Menandai tonggak sejarah satu abad Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Cilodong menggelar perhelatan besar yang memadukan aksi sosial, religi, hingga pemberdayaan ekonomi pada Jumat (24/01/2026).
Acara yang disambut antusias warga ini menjadi bukti nyata kehadiran NU di tengah masyarakat. Berbagai layanan diberikan secara cuma-cuma, mulai dari pengobatan gratis oleh Pagar Nusa, senam sehat bersama Muslimat dan Fatayat, hingga servis motor gratis dan bazar UMKM yang diinisiasi oleh GP Ansor Cilodong sebagai motor penggerak ekonomi umat.
Ketua MWC NU Cilodong, Abdul Muhyi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi seluruh elemen Banom dan Lembaga NU yang terlibat.
”Kesuksesan acara ini adalah buah dari gotong royong luar biasa. Kami ingin Harlah ke-100 ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi momentum di mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari kehadiran NU di setiap lini kehidupan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Wakil Ketua PCNU Kota Depok, Abdul Wa’idl, mengingatkan pentingnya menjaga akar rumput melalui nilai-nilai Aswaja dalam membangun tatanan kemasyarakatan.
”Di abad kedua ini, tantangan kita adalah bagaimana membumikan nilai keaswajaan dalam tindakan nyata. Kita harus terus bergerak demi kemaslahatan umat dan memastikan NU selalu menjadi solusi bagi persoalan warga,” tegas Abdul Wa’idl.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Cilodong, Fauzi Kurniawan, menekankan bahwa kekuatan organisasi di masa depan sangat bergantung pada kedaulatan ekonomi anggotanya.
”Fokus kita ke depan adalah kemandirian.
Jika ekonomi warga NU kuat, maka gerak dakwah dan khidmah kita akan jauh lebih luas jangkauannya. NU harus mandiri agar manfaatnya semakin dirasakan nyata oleh umat,” pungkasnya. (Asep)













