Mengapa Balita Pintar Berbicara? Rahasia Otak Bahasa Anak menurut linguistik

- Reporter

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Marta Jaya Putri

Pernahkah kita merasa heran melihat balita berusia dua atau tiga tahun mampu berbicara lancar, menirukan intonasi orang dewasa, dan menyusun kalimat yang terasa “matang’’, padahal mereka belum pernah membuka buku tata bahasa? Dari sudut pandang linguistik, kemampuan berbahasa balita justru bukan sesuatu yang luar biasa, melainkan sesuatu yang alamiah.

Linguistik modern memandang manusia sebagai makhluk yang sejak lahir telah dibekali kemampuan berbahasa. Noam Chomsky, salah satu figur sentral dalam kajian linguistik, memperkenalkan gagasan Language Acquisition Device (LAD), yaitu mekanisme bawaan dalam otak manusia yang memungkinkan anak memahami serta membentuk sistem bahasa sejak usia dini. Atas sebab ini anak tidak membutuhkan pengajaran tata bahasa secara langsung. Mereka sekedar menghafal aturan, melainkan menalar dan menangkap pola dari bahasa yang terus mereka dengarkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemampuan berbahasa balita juga sangat dipengaruhi oleh kondisi otak mereka yang masih lentur dan mudah beradaptasi. Pada masa awal kehidupan, perkembangan jaringan saraf berlangsung sangat cepat. Setiap kata yang didengar anak menjadi masukan penting bagi otaknya untuk menghubungkan bunyi, makna, dan struktur kalimat.

Kemampuan linguistik balita tidak tumbuh secara terisolasi tetapi faktor lingkungan juga sangat berperan besar. Anak yang kerap diajak berbincang, dibacakan berita, serta mendapatkan respons atas ucapannya cenderung menunjukkan perkembangan bahasa yang lebih cepat. Bahasa berkembang melalui interaksi timbal balik, bukan melalui pengajaran satu arah. Dalam pandnagan linguistik, bahasa bukan hanya sarana komunikasi, melainkan juga praktik sosial yang dinamis

Pada akhirnya, kemahiran berbahasa balita menyimpan pelajaran berharga: bahasa merupakan potensi alami manusia yang akan berkembang secara optimal apabila diberi ruang, rangsangan, dan interaksi yang sehat. Peran orang dewasa bukanlah menuntut anak agar segera “mahir”, melainkan menyediakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya potensi linguistik tersebut secara wajar. Jika balita mampu menguasai bahasa dengan begitu luwes, barangkali pertanyaan yang lebih tepat bukan mengapa mereka begitu pandai berbicara, melainkan mengapa kita tidak lagi belajar dengan cara yang sama seperti mereka.

(Penulis : Marta Jaya Putri, Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah)

Berita Terkait

Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Satpol PP Depok Lakukan Pembongkaran Puluhan Bangunan Liar di Tapos Usai Adanya Laporan ‘Kopi Pangku’
Memanfaatkan Lahan Sempit, Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Depok
Mendorong Budaya Sensor Mandiri: Langkah Pemkot Depok Membangun Generasi Bijak Tontonan
Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga
KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai
Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen
LSF Dorong Kesadaran Publik Memilih Tontonan Melalui Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:19 WIB

Djoko Ramiadji Perkuat Tata Kelola PT Mustika Ratu, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:39 WIB

Satpol PP Depok Siapkan Penertiban Bangunan Liar di Jalan Raya Bogor Usai Operasi di Tapos

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:03 WIB

Penataan Pasar Cisalak Segera Digelar, Pedagang di Fasilitas Umum Diimbau Segera Relokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:54 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:55 WIB

Turnamen Lurah Limo Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pererat Silaturahmi Antarwarga

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:52 WIB

KLH Pantau TPA Cipayung Pascakebakaran, Titik Panas Bawah Permukaan Masih Diwaspadai

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Capai Progres 15 Persen

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:46 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Wakil Wali Kota Depok Rayakan Kemenangan Tim Jagoannya

Berita Terbaru

Lurah Kukusan, Kholifah yang akrab disapa Olif (tengah) bersama kader PKK di wilayahnya. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Kunjungan Cing Ikah Jadi Pendorong Warga Kukusan Rawat Lingkungan

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:12 WIB