Langkah Berat Supian Suri di Tanah Bencana: “Mereka Bertahan Hanya dengan Pakaian di Badan”

- Reporter

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Depok, Supian Suri bersama KDM mengunjungi Wilayah bencana Banjir Sumatera dan Aceh

Walikota Depok, Supian Suri bersama KDM mengunjungi Wilayah bencana Banjir Sumatera dan Aceh

Siarandepok.com-Wali Kota Depok, Supian Suri, masih sulit melupakan perjalanan yang ia tempuh bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menuju daerah-daerah yang terisolir akibat bencana besar di Sumatera dan Aceh. Langsa dan Desa Tupa di Aceh Tamiang menjadi saksi betapa kerasnya hidup yang harus dijalani para korban.

Dalam apel bersama ASN di Balai Kota Depok, Senin (8/12/2025), suaranya beberapa kali terdengar berat ketika menceritakan apa yang ia lihat sendiri di lokasi. Ia menyaksikan warga berpindah dari satu titik ke titik lain, bukan untuk mencari kenyamanan, tapi sekadar untuk tetap hidup.

Air bersih hilang. Listrik mati. BBM tak ada. Banyak dari mereka hanya berdiri dengan pakaian yang menempel di tubuh—satu-satunya barang yang berhasil mereka selamatkan.

“Semua habis. Rumah mereka, barang-barang mereka… semuanya tersapu,” ujar Supian Suri, menahan haru.

Ia menggambarkan bencana itu seperti “tsunami dari atas”. Air besar datang menghantam permukiman tanpa ampun, menghancurkan ruko-ruko dan menenggelamkan sawah—sumber kehidupan yang selama ini menjadi pegangan banyak keluarga.

“Area pertanian banyak yang hilang total. Mereka kehilangan mata pencaharian dalam satu malam,” tambahnya.

Perjalanan menuju titik-titik bencana pun bukan hal mudah. Di Aceh, beberapa wilayah tak bisa ditembus lewat darat. Mereka mencoba menghubungi perangkat daerah dan aparat setempat, namun sinyal pun ikut mati bersama infrastruktur yang rusak.

“Ada daerah-daerah yang benar-benar terputus. Tidak bisa dijangkau, tidak bisa dihubungi. Rasanya membuat hati makin berat,” tuturnya.

Meski begitu, Supian Suri merasa bersyukur melihat banyaknya tangan yang terulur. Pemerintah pusat, BNPB, berbagai relawan, dan masyarakat luas ikut bergerak membantu.

Namun di Aceh Tamiang, kondisinya jauh lebih memilukan. Air bersih habis. Warga hanya bersandar pada pakaian seadanya yang masih menempel di tubuh. Karena itu, Supian kembali mengajak ASN dan perusahaan di Kota Depok untuk ikut meringankan beban para korban.

“Bantuan sudah banyak datang, alhamdulillah. Tapi masih ada daerah yang belum tersentuh. Kita berharap semuanya bisa segera pulih,” ucapnya menutup cerita.

Di wajahnya, kelelahan jelas terlihat. Namun lebih dari itu, empati dan kepedulian tampak jauh lebih kuat—sebuah tanda bahwa di balik jabatan dan tugas, ia membawa pulang satu hal: kisah manusia yang sedang berjuang untuk tetap bertahan.

Berita Terkait

Tak Hanya Juara, Pemkot Depok Gandeng 20 Finalis Abang Mpok 2026 Jadi Duta Pembangunan
Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green
Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah Putih di CFD Margonda
SDH Resmi Hadir di Depok, Pemkot Tekankan Pentingnya Layanan Pendidikan Bermutu
Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans
Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda Bakal Dibangun, Terhubung hingga BORR
Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta
DLHK Depok Buka Suara Soal Isu Penutupan TPA Cipayung, Pastikan Operasional Tetap Normal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Tak Hanya Juara, Pemkot Depok Gandeng 20 Finalis Abang Mpok 2026 Jadi Duta Pembangunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Bagikan Belasan Ribu Bendera Merah Putih di CFD Margonda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:43 WIB

SDH Resmi Hadir di Depok, Pemkot Tekankan Pentingnya Layanan Pendidikan Bermutu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Lima RW di Rangkapan Jaya Baru Gunakan Dana RW untuk Pengadaan Ambulans

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Minat Lansia Ikuti Sekolah Lansia di Duser Terus Meningkat, Kini Capai 167 Peserta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:49 WIB

DLHK Depok Buka Suara Soal Isu Penutupan TPA Cipayung, Pastikan Operasional Tetap Normal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Cegah Tawuran Pelajar, Polsek Beji Minta Orang Tua dan Pihak Sekolah Memperketat Pengawasan

Berita Terbaru

Ibu-ibu yang tergabung di Sasana Bulan RW 07 Kampung Ciherang Kelurahan Sukatani Tapos menggelar Karnaval Kemerdekaan dengan tema Go Green. (Sumber foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita

Karnaval Kemerdekaan, Sasana Bulan Kampanyekan Go Green

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:15 WIB