Peringati Hari Batik Nasional, 26 Motif Batik Khas Kota Depok Resmi Kantongi HAKI

- Reporter

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motif kain Batik asli dari Kota Depok. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Motif kain Batik asli dari Kota Depok. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

SIARANDEPOK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) kerajinan batik lokal. Komitmen ini ditunjukkan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Batik Nasional yang dirayakan setiap tanggal 2 Oktober.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi karya para perajin. Mengutip laporan resmi dari Portal Berita Pemerintah Kota Depok, Kepala Disdagin Kota Depok, Widyati Riyandani, menyatakan bahwa sejauh ini sebanyak 26 motif batik khas Depok karya lima perajin lokal telah berhasil memperoleh perlindungan hukum.

Tidak hanya sebatas perlindungan hak cipta, Pemkot Depok juga menyiapkan berbagai program pendampingan secara menyeluruh bagi para perajin batik. Dukungan tersebut mencakup pemberian pelatihan berkala, pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), fasilitasi standardisasi mutu produk, hingga pembukaan akses jaringan pemasaran yang lebih luas.

Sejumlah motif batik ikonik yang telah mengantongi HAKI antara lain Gong Si Bolong, Topeng Cisalak, Tugu Sawangan, Depokku Kaya I (Belimbing), Depokku Kaya II, Kotaku Depok, Benggol, Tugu Batu, Sukma Lestari, Rumah Mimpi, serta Rebut Dandang dalam ukuran kecil maupun besar. Seluruh motif tersebut mencerminkan kekayaan identitas dan kebudayaan lokal Kota Depok.

Melalui berbagai program penguatan ini, Pemkot Depok mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga dan turut melestarikan warisan budaya dengan memakai batik buatan perajin lokal. Penggunaan produk dalam negeri ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi para pelaku usaha di daerah.

Widyati berharap batik khas Depok dapat terus tumbuh, naik kelas, serta makin dikenal luas oleh masyarakat. Dengan peningkatan mutu dan pemasaran, produk kerajinan batik khas daerah ini optimistis mampu menjadi salah satu komoditas unggulan yang berdaya saing tinggi.

Berita Terkait

Memasuki Musim Hujan, PMI Kota Depok Hentikan Penyaluran Air Bersih Gratis
Atasi Penyempitan Area Manuver TPA Cipayung, DLHK Depok Tambah Alat Berat
Cegah Tren “ASN Gaib”, BKPSDM Kota Depok Gelar Inspeksi Mendadak
Resmi Dilantik, Mangguluang Mansur Jabat Komisaris Utama PT Tirta Asasta
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida
Layanan Adminduk Depok Bertransformasi Jadi Silondo Maju, Pengurusan Dokumen Makin Mudah dan Aman
Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama
Pemkot Depok Usulkan Perubahan Status Delapan Jalan Nasional Demi Akselerasi Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Peringati Hari Batik Nasional, 26 Motif Batik Khas Kota Depok Resmi Kantongi HAKI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Memasuki Musim Hujan, PMI Kota Depok Hentikan Penyaluran Air Bersih Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Atasi Penyempitan Area Manuver TPA Cipayung, DLHK Depok Tambah Alat Berat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Cegah Tren “ASN Gaib”, BKPSDM Kota Depok Gelar Inspeksi Mendadak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Resmi Dilantik, Mangguluang Mansur Jabat Komisaris Utama PT Tirta Asasta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Layanan Adminduk Depok Bertransformasi Jadi Silondo Maju, Pengurusan Dokumen Makin Mudah dan Aman

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Pemkot Depok Usulkan Perubahan Status Delapan Jalan Nasional Demi Akselerasi Pembangunan

Berita Terbaru