Strategi Kebudayaan Dakwah

- Reporter

Rabu, 24 September 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Oleh: Syamsul Yakin
Penulis Buku “Ilmu Dakwah: Pendekatan Konseptual dan Praktikal”

Disampaikan di Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah (P3ID) FIDKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu 24 September 2025

Perjumpaan dakwah dan antropologi terletak pada subjek dan objek yang sama, yakni manusia. Kalau subjek dan objek dakwah adalah da’i dan mad’u, maka subjek dan objek antropologi adalah manusia secara keseluruhan. Bagi dakwah, antropologi tak lain adalah ilmu bantu untuk menelisik budaya manusia yang terus berkembang, baik pikiran, kemauan, dan perasaan.

Aspek atau tema utama antropologi yang digunakan untuk menelisik dakwah adalah kebudayaan. Dalam konteks ini kebudayaan dimaknai sebagai segala proses perkembangan manusia yang menyangkut pikiran, kemauan, dan perasaan secara terus-menerus.

Sementara itu, fokus kebudayaan yang digunakan untuk memotret dakwah adalah kepercayaan, ritual, dan nilai-nilai. Sejatinya, seisi dakwah yang bergulir sejak zaman Nabi hingga hari ini adalah ketiga fokus kebudayaan tersebut. Perjumpaan akidah, syariah, dan akhlak sebagai pesan utama dakwah dengan kepercayaan, ritual, dan nilai-nilai menarik dieksplorasi.

Sejatinya, dakwah bukan hanya fenomena agama, seperti yang selama ini terlanjur dicercap, tapi fenomena budaya. Dengan kata lain, dakwah adalah kebudayaan yang diproduksi oleh da’i dan mad’u secara terus-menerus sejak zaman Nabi hingga hari ini. Ketiga pesan utama dakwah yang terdiri dari akidah, syariah, dan akhlak adalah produk kebudayaan dakwah.

Dalam studi antropologis salah satu pendekatan metodologis yang dapat digunakan untuk memaknai budaya dakwah adalah fenomenologi. Fenomenologi diharapkan dapat merekam pengalaman pribadi dan perasaan individu ketika seorang manusia melaksanakan shalat. Shalat dari sudut pandang fenomenologis dan teologis tentu berbeda.

Fenomenologi merekam pengalaman pribadi dan perasaan individu secara subjektif. Dalam konteks ini, apabila ada seribu orang yang shalat, maka ada seribu pengalaman dan perasaan tentang shalat yang berbeda-berbeda. Jadi melalui pendekatan fenomenologis, seorang antropolog dapat menangkap makna shalat dari sudut pandang orang yang shalat.

Untuk mengembangkan kebudayaan dakwah agar tetap lestari dibutuhkan strategi. Strategi dimaksud adalah cara dan usaha yang dilakukan da’i dalam mendayagunakan potensi mad’u agar dapat melaksanakan tiga pesan utama dakwah. Inilah yang kemudian disebut sebagai strategi kebudayaan dakwah.

Secara presisi, strategi kebudayaan dakwah adalah cara dan usaha yang dilakukan da’i dalam mendayagunakan potensi mad’u agar dapat melaksanakan tiga pesan utama dakwah. Tujuannya, agar manusia dapat hidup bermartabat sebagai manusia di muka bumi. Dalam konteks ini, secara antropologis, fungsi dakwah itu sendiri adalah menjembatani perbedaan (bridging diversity) dan memperkaya kemanusiaan manusia (enriching humanity).

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana proses strategi kebudayaan dakwah itu seharusnya dirancang? Tampaknya proses enkulturasi dan akulturasi masih menjadi pilihan utama. Sebab dalam kaca mata sejarah, Nabi melakukan hal itu di tengah-tengah masyarakat pagan Arab yang berwatak keras. Pun Walisongo di Tanah Jawa yang kental dengan budaya animisme, dinamisme, Hindu, dan Budha. Termasuk hari ini dakwah di era digital di mana da’i dan mad’u telah membentuk masyarakat online.

Pendek kata, proses enkulturasi meniscayakan da’i dan mad’u mempelajari dan menginternalisasi budaya dakwah seperti kepercayaan (akidah), ritual (syariah), dan nilai-nilai (akhlak) secara terus-menerus dan seumur hidup. Sementara itu, akidah, syariah, dan akhlak harus berakulturasi dengan kebudayaan lokal. Sebaliknya, adat yang ada juga harus disesuaikan dengan ketiga pesan utama dakwah.

Inilah enkulturasi dan akulturasi yang harus dirancang dalam proses strategi kebudayaan dakwah.*

Berita Terkait

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031
LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok
Ratusan Santri Ikuti Kirab Santri 2026 di Depok, Tempuh Rute 1,3 Kilometer
Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum
40 Tahun Fasilkom UI: Menatap Masa Depan Etika & Tata Kelola AI
Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:58 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Ratusan Santri Ikuti Kirab Santri 2026 di Depok, Tempuh Rute 1,3 Kilometer

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:28 WIB

40 Tahun Fasilkom UI: Menatap Masa Depan Etika & Tata Kelola AI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.

Berita Terbaru

Lurah Mampang, Darmawansyah didampingi staf kelurahan menyerahkan surat imbauan pengurusan izin PBG kepada SPPG Mampang 2, pekan lalu. (Foto: dok. Kelurahan Mampang)

Berita Depok

Lurah Mampang Minta 6 SPPG Segera Lengkapi Izin PBG

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Lurah Beji, Samsu Sadikin. (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Hari Santri Nasional 2026: Pesan Lurah Beji untuk Generasi Muda

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:59 WIB

Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 dipimpin oleh Wali Kota Depok, Supian Suri pada Kamis (22/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Ratusan Santri di Depok Ikuti Apel HSN 2026 dengan Khidmat

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:43 WIB

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, bersilaturahmi ke kantor Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol Raden M. Tohir Hendarsyah, pada Rabu (21/10/26). (Dok. Humas Polres Metro Depok)

Berita Depok

Gempur Narkoba, Polres Depok dan BNN Makin Solid

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:38 WIB