Belajar dari Kasus Bunuh Diri IRT beserta 2 Anaknya, Menteri PPPA dan Kepala DP3APKB Jawa Barat Ajak Warga kuatkan Komunikasi antar Keluarga dan Tetangga

- Reporter

Selasa, 9 September 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kepala DP3AKB Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, S.P.Dlp, M.H.Kes mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Arifah Choiri Fauzi bertakziyah ke rumah orang tua almarhumah yang meninggal akibat bunuh diri beserta kedua anaknya di Desa Pasirhuni, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Beliau menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan beliau juga mendoakan almarhumah beserta almarhun kedua anaknya diterima di sisi Allah SWT.

Arifah menyatakan, kasus bunuh diri ini menjadi pelajaran penting bagi kita khususnya keluarga, agar bagaimana kita terus berupaya menguatkan ketahanan keluarga dalam rumah tangga. “Salah satu yang sangat penting dalam ketahanan keluarga itu adalah komunikasi. Sehingga dengan komunikasi, apa yang dirasakan istri maupun suami harus bisa saling dikomunikasikan, dengan memperkuat hubungan komunikasi yang baik, maka tidak akan ada hambatan untuk menyampaikan rasa atau unek-unek yang sedang dirasakan oleh istri ataupun suami. Kedua, bukan hanya ketahanan keluarga, tetapi lebih dari itu bagaimana hubungan antara anggota masyarakat agar lebih saling peduli bila melihat tetangga kita ada sesuatu yang berbeda, bukan artinya kita ingin ikut campur urusan orang lain atau rumah tangga yang lain, tapi mungkin di antara para tetangga kita juga ada yang butuh perhatian, butuh ditanyakan apa ada masalah yang bisa dibantu,Dengan pertanyaan yang lebih menunjukkan kepedulian kita akan masalah yang dihadapi tetangga atau bahkan anggota keluarga kita sendiri ini, maka orang yang ditanya itu bisa merasakan ada yang peduli dengan keberadaan dan kesulitannya.”

Dengan adanya kasus ini, kata Arifah, maka Kementerian PPPA terus berupaya untuk mengingatkan Kembali untuk bergandengan tangan saling menguatkan bersama-sama. “Kita saling menguatkan masyarakat kita, memperkuat hubungan silaturahmi di antara anggota masyarakat. Ayo kita intropeksi diri kita masing-masing supaya kasus seperi ini tidak terjadi lagi,” ungkap Arifah.
Menteri Arifah mengakui, tindakan preventif Kementerian PPPA sebenarnya sudah ada dengan dibukanya Call Center SAPA 129, berupa layanan pengaduan untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Tapi tidak hanya menerima laporan tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak saja. Sebetulnya hal-hal yang mungkin menjadi persoalan di keluarga atau rumah tangga itu bisa dilaporkan ke Call Center SAPA 129,” kata Arifah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siksa juga menegaskan pentingnya memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan layanan dukungan psikologis, konseling, edukasi, pemberdayaan Perempuan dan keluarga untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Kejadian ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dan persoalan rumah tangga yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan berujung pada tindakan yang merugikan bagi anak. Selain itu, kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berupa kekerasan fisik, dapat pula berupa kekerasan psikis yang terkadang kurang mendapat perhatian.
“Kami menegaskan kembali bahwa anak-anak berhak hidup dalam lingkungan aman dan keluarga yang penuh kasih sayang. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat agar peduli dan empati terhadap tetangga dan lingkungan di sekitarnya yang terlihat mengalami tekanan hidup, serta mendorong mereka untuk mau berbagi atau mengakses layanan konseling/dukungan psikososial yang tersedia”.
Dinas pengampu pemberdayaan dan perlindungan anak di setiap kabupaten/kota di Jawa Barat memiliki layanan konseling dan edukasi keluarga yaitu PUSPAGA (pusat pembelajaran keluarga) yang dapat diakses secara gratis. Mendampingi orang tua dalam menjalankan perannya mengasuh dan mendidik anak dengan optimal, serta mencegah kekerasan dan masalah keluarga lainnya. Untuk Puspaga Provinsi Jawa Barat, Masyarakat dapat mengakses layanan puspaga melalui nomor hotline 0856-4380-8032.
Sebagai bentuk komitmen, DP3AKB Provinsi Jawa Barat telah dan terus melaksanakan berbagai program yang fokus pada penguatan keluarga dan perlindungan perempuan-anak, di antaranya:
PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga): memberikan layanan konseling, konsultasi, dan edukasi terkait pengasuhan, komunikasi keluarga, serta dukungan psikologis.
Sekolah Parenting ayah dan ibu : wadah pembelajaran bagi orang tua agar memiliki keterampilan mengasuh anak dengan penuh kasih, seimbang, dan sesuai tahap tumbuh kembang.
Sekolah Pranikah: memberikan bekal bagi calon pengantin agar siap membangun rumah tangga harmonis, sehat, dan mampu menghadapi dinamika pernikahan.
Sekolah Perempuan: ruang pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kapasitas, kepemimpinan, dan kesadaran akan hak-haknya, sehingga lebih berdaya dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Jabar Cekas : memberikan edukasi agar masyarakat berani mencegah kekerasan
Program-program tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk mencegah terjadinya persoalan keluarga yang kompleks, yang berpotensi menimbulkan tekanan psikologis maupun tindakan tragis.
DP3AKB Provinsi Jawa Barat juga Kembali mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan, dapat juga melalui layanan SAPA129 dan UPTD PPA di kabupaten/kota, sebagai ruang pengaduan, konseling, dan pendampingan hukum maupun psikososial.
“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian bersama, menguatkan ketahanan keluarga, serta memastikan setiap perempuan dan anak di Jawa Barat hidup dengan aman dan terlindungi agar peristiwa serupa tidak terulang di Jawa Barat”.

Berita Terkait

Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Perkuat Branding & Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui Amazing Build Fest 2 di MARGOCITY

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:16 WIB

Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027

Senin, 2 November 2026 - 20:37 WIB

Kejaksaan Kenalkan Adhyaksa Chambers untuk Sengketa di Luar Pengadilan

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Strategi Cak Imin Tekan Diabetes: Dorong UMKM Kuliner Sehat

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

DPUPR Depok Gas Pol Normalisasi 7 Titik Saluran Demi Cegah Banjir

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Aksi Sigap Kapolres Metro Depok Tekan Macet di Tanah Baru

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

Kenali Jenis Kontrasepsi dan Layanan di Puskesmas Sukmajaya

Senin, 2 November 2026 - 16:00 WIB

Awasi Limbah Usaha, DLHK Depok Depok Tegas Soal IPAL!

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (tengah) bersama Wali Kota Depok, Supian Suri (kanan) saat mengunjungi stan UMKM Madu Sukatani pada gelaran Piloting 1001 Pasar Rakyat X Car Free Day (CFD) Kota Depok di Depok Open Space, Balai Kota Depok, Minggu (01/11/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Strategi Cak Imin Tekan Diabetes: Dorong UMKM Kuliner Sehat

Senin, 2 Nov 2026 - 19:32 WIB

Penanganan Situ Pedongkelan yang dilakukan oleh Satgas DPUPR Kota Depok. (Foto: Ilustrasi/Diskominfo)

Berita Depok

DPUPR Depok Gas Pol Normalisasi 7 Titik Saluran Demi Cegah Banjir

Senin, 2 Nov 2026 - 17:44 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Christian Rony Putra mendampingi personel Satlantas dalam penataan arus lalu lintas pagi hari, Senin (02/11/26). (Dok. Humas Polres Metro Depok)

Berita Depok

Aksi Sigap Kapolres Metro Depok Tekan Macet di Tanah Baru

Senin, 2 Nov 2026 - 16:09 WIB