



Siarandepok.com – Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Depok resmi meresmikan Pasar Rakyat Citayam yang terletak di Kecamatan Bojonggede, Kamis (21/8). Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wali Kota Depok Supian Suri, yang berlangsung di Ruang Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan pasar tersebut. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas daerah seperti ini merupakan bentuk nyata upaya bersama dalam membangun infrastruktur untuk masyarakat yang lebih luas.
“Pasar Citayam bukan hanya milik Kabupaten Bogor, tapi juga menjadi fasilitas penting bagi warga Kota Depok. Kolaborasi ini menjadi simbol bahwa membangun bangsa harus dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

Rudy juga menyoroti pentingnya pengelolaan pasar yang tertib serta sinergi lintas wilayah dalam pengoperasiannya, agar investasi yang telah ditanamkan memberikan dampak ekonomi yang maksimal.
Ia menambahkan, kerja sama antara Bogor dan Depok tidak akan berhenti di proyek ini saja. Ke depan, pembangunan di wilayah perbatasan lain juga akan terus digencarkan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat kedua daerah.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menyambut baik peresmian pasar ini. Ia menilai Pasar Rakyat Citayam berpotensi menjadi pusat ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan perbatasan.
“Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di dua wilayah. Semoga pasar ini menjadi titik pertumbuhan ekonomi yang baru,” tutur Supian.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, memaparkan bahwa Pasar Rakyat Citayam kini memiliki 730 unit kios dan los yang dimanfaatkan oleh para pedagang. Dari jumlah tersebut, sekitar 31 persen pedagang berasal dari Kota Depok, sementara sisanya merupakan warga Kabupaten Bogor.
Haris juga mengungkapkan bahwa masih tersedia sekitar 150 kios yang belum terisi. Ia mengajak para pedagang kaki lima yang masih berjualan di sekitar pasar untuk pindah ke dalam area pasar demi kenyamanan dan ketertiban bersama.
Sebelumnya, Pasar Citayam dikenal sebagai pasar tradisional yang kumuh dan tidak tertata. Namun, melalui sinergi antara Pemkab Bogor dan Pemkot Depok, pasar ini telah disulap menjadi pasar modern yang bersih, tertib, dan representatif.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan harapannya agar Pasar Citayam bisa menjadi penggerak roda perekonomian daerah sekaligus contoh pengelolaan pasar rakyat yang baik.
“Kami berharap keberadaan pasar ini tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tapi juga memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli. Ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi daerah bisa menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” ucap Ajat.
Pasar Citayam sendiri dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi dengan total bangunan mencapai 7.700 meter persegi. Saat ini sekitar 294 pedagang telah menempati kios, sementara 100 kios lainnya masih tersedia.
Pemerintah daerah berharap seluruh fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan maksimal, dan pasar ini menjadi contoh model pengelolaan pasar tradisional yang lebih modern dan tertata.













