Relawan GASS D1 Gelar Ngulik Calon Pemimpin, Ajak Gen Z Anti Golput dan menangkan Supian Suri-Chandra Rahmansyah

- Reporter

Minggu, 13 Oktober 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok-Relawan Gerakan Aktivis Supian Suri Depok 1 (GASS D1) bersama para milenial yang tergabung dalam Gen-Z Anti Golput, menggelar giat kampanye politik bertajuk ‘Ngulik Calon Pemimpin’ yang bertujuan sebagai wadah sosialisasi kampanye bersih, jujur, dan adil pada kontestasi Pilkada Depok 27 November 2024 di Waroeng SS (Spesial Sambal) Jl. Raya Sawangan No.63, Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok.

Ketua GASS D1, Rohmat Rospari menyebut, bahwa selama ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari kalangan Gen-Z akan menjadi skala prioritasnya dalam memenangkan Supian-Chandra menuju Walikota Depok 2025-2030.

Pemilu tahun ini semakin menarik karena bertambahnya peserta pemilu dari `kelompok usia pemilih muda, yaitu generasi Z dan milenial. Generasi Z dan milenial dikenal sebagai kaum muda yang tumbuh bersama teknologi.

“Jika menilik data Indonesia Gen Z Report 2024 yang dirilis oleh IDN Research Institute, Gen Z dijuluki sebagai ‘Native Digital’ lantaran kehidupan mereka memang diciptakan di media sosial, mulai dari interaksi, membentuk komunitas, hingga melampaui batasan geografis. Setidaknya 6 hingga 10 jam waktu Gen Z digunakan untuk mengakses media online setiap harinya”, ucap Rohmat, Sabtu,12 Oktober 2024.

 

“Dengan adanya akses kemudahan dalam ruang digital melalui tren, politik dinilai berhasil masuk dan memengaruhi opini publik kedua generasi lewat ruang digital, termasuk dunia politik, kebijakan, bahkan Pemilu. Kami melihat selama ini para kaum milenial dan Gen-Z tidak mendapatkan perhatian khusus dari kubu petahana, padahal prestasi – prestasi yang mereka hasilkan justru sangat membanggakan, dan harus segera diberikan fasilitas khusus, agar generasi masa depan Kota Depok menjadi yang terdepan”, terangnya.

Tokoh muda Alumni Pondok Modern Gontor ini menilai, bahwa sebagian dari gen Z dan milenial melihat golput sebagai cara untuk mengekspresikan ketidakpuasannya dari sistem politik di kota ini.

Dikatakannya lagi Sementara yang lain, mungkin menganggap golput sendiri merupakan tindakan yang kurang bertanggung jawab. Jadi, beberapa merasa bahwa partisipasi dalam proses politik lebih efektif dan memberi dampak daripada golput untuk membawa perubahan yang diinginkan.

“Memilih atau tidak memilih merupakan hak setiap individu. Dalam konteks Pemilu 2024, suara dari gen Z menjadi sangat krusial. Pemilih muda pada tahun 2024 dapat dianggap sebagai kekuatan dominan dalam proses pemilihan. Satu suara memiliki dampak yang signifikan ketika disatukan dalam satu kesatuan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita agar para kaum intelektual masa depan Kota Depok ini bisa menggunakan hak suaranya dengan bijaksana dan bertanggung jawab”, ungkapnya.

“Generasi muda yang berpikir kritis terhadap informasi yang beredar, menghargai perbedaan pandangan dan pilihan, serta memperjuangkan keberagaman adalah sebagai aset dalam masyarakat di era digital yang dipenuhi dengan informasi, sikap kritis dan literasi digital menjadi kunci bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam dinamika politik yang terus berkembang”, imbuhnya.

“Untuk itu, kami dari para relawan Paslon Supian Suri-Chandra Rahmansyah akan terus berupaya memberikan wadah serta ruang khusus bagi para generasi masa depan Kota Depok ini, untuk dapat menyalurkan keahliannya serta akan terus mengakomodir mereka dalam upaya-upaya menyambut era digitalisasi menuju Indonesia Emas di masa yang akan datang”, tandas Rohmat.

Untuk diketahui, bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 mencapai 204.807.222 pemilih.

Sebanyak 66.822.389 atau 33,60 persen pemilih dari generasi milenial. Sedangkan pemilih dari generasi Z adalah sebanyak 46.800.161 pemilih atau sebanyak 22,85 persen.

Kedua generasi ini mendominasi pemilih Pemilu 2024, yakni sebanyak 56,45 persen dari total keseluruhan pemilih.

Angka tersebut menunjukkan Gen Z dan milenial memiliki potensi untuk membentuk perubahan dan memberikan kontribusi positif dalam pengambilan keputusan.

Berita Terkait

Wali Kota Depok dan Masyarakat Meriahkan Senam Massal KORMI x Aloha Max di DOS
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia
BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan
Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026
10 Pasang Finalis Abang Mpok Depok Tampilkan Bakat Lewat Lenong dan Budaya Lokal
Supian Suri Senam Bersama Ribuan Warga di DOS, Ajak Budayakan Hidup Sehat
Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Ruang Ekspresi Sekaligus Pelestarian Budaya Sunda
Supian Suri Dilantik Jadi Ketua Mabicab Pramuka Depok, Wahid Suryono Pimpin Kwarcab 2026–2031

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Jaga Keamanan Warga, Kelurahan Beji Tertibkan Sejumlah Baliho Rusak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Meta Akui Keliru Blokir Akun WhatsApp Massal, Akses Chat Mulai Dipulihkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:30 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Wajibkan Pengibaran Merah Putih Sebulan Penuh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Pemkot Depok Gelar Job Fair 2026 di Detos, Buka Ribuan Lowongan Kerja Mulai Lulusan SMA

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Keberhasilan Imunisasi Kota Depok Jadi Percontohan, Delegasi Nigeria Sambangi Puskesmas Sukmajaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Pemkot Depok Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Studio Alam TVRI untuk Pentas Seni dan Musik

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka

Berita Terbaru