Supian-Chandra Pastikan Masalah Sampah Beres di Periode Pertama Jabatannya

- Reporter

Jumat, 16 Agustus 2024 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Permasalahan sampah di Kota Depok menjadi momok tersendiri bagi pemerintah daerah di kota berjuluk Sejuta Belimbing ini. Dari tahun ke tahun, persoalan sampah nyaris tak pernah terselesaikan, terlebih dalm kurun waktu 20 tahun terakhir.

Menyikapi hal itu, bakal calon wali kota Depok, H. Supian Suri bertekad untuk menyelesaikan persoalan sampah dalam satu periode kepemimpinannya nanti.

“Yang melatarbelakangi saya dan Pak Chandra maju menjadi wali-wakil wali kota karena kami melihat masih banyak PR besar yang harus diselesaikan. Kami yakin itu bisa diselesaikan, teknologi sudah canggih dan banyak hal yang bisa dilakukan, yang penting ada kemauan untuk menyelesaikannya,” ujar Supian kepada Siaran Depok, kemarin.

Ia mengatakan, kondisi TPA Cipayung sudah tidak memungkinkan lagi sebagai tempat pembuangan sampah.

“Mau diangkut atau mau dipadati bagaimanapun memang luasnya hanya segitu, enggak akan bisa menyelesaikan persoalan kalau polanya masih seperti ini,” paparnya.

Putra dari KH. Muhammad Ali itu menilai, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan di hilir saja melainkan harus dari hulu.

Dikatakannya, ke depan sampah tidak lagi harus dikirim ke TPA Cipayung tapi bisa diselesaikan di level kota, kecamatan dan kelurahan.

“Sampah itu sederhana, 50 persen adalah sampah organic yang bisa diolah menjadi pupuk dan magot. Sementara 20-25 persen masih memiliki nilai ekonomis dan sekitar 20-25 persen itu residu yang bisa diselesaikan dengan teknologi saat ini. Jadi, kami dan Pak Chandra sangat meyakini satu periode kepemimpinan kami masalah sampah akan selesai,” tekadnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berbagai persoalan di Kota Depok seperti sampah, kemacetan, banjir dan masalah sosial lainnya sesungguhnya dapat diselesaikan asalkan ada kemauan dari pemimpin daerah.

“Cerita pemerintahan, pemerintah itu satu. Tidak ada pemerintah kota, provinsi dan pemerintah pusat, dalam konteks pemerintahan semuanya menjadi satu kesatuan karena masyarakat kita adalah masyarakat yang sama,” jelasnya.

Supian yang meniti karier birokrat dari level bawah hingga terakhir menjabat Sekda Kota Depok menilai, kewenangan pemerintah daerah tidak bisa dipisahkan.

“Tidak bisa memisahkan kewenangan pusat lalu Pemerintah Kota Depok dibiarkan, tidak bisa juga melepaskan kewenangan provinsi lalu Pemerintah Kota Depok melepaskan. Sehingga terjadilah kondisi-kondisi seperti saat ini, karena apa yang menjadi kewenangan pusat seolah-olah diabaikan dan apa yang menjadi kewenangan provinsi diabaikan, sementara permasalahan itu dirasakan oleh masyarakat Depok,” ungkapnya.

Ia berharap, kehadiran Supian-Chandra mampu menjawab harapan-harapan masyarakat Kota Depok dan mampu menyelesaikan PR-PR yang belum selesai serta mampu melakukan perubahan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat Kota Depok.

Sementara itu Anggota DPRD Depok, Babai Suhaimi hingga kini belum pernah melihat dan mendengar Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono melakukan sidak ke TPA Cipayung.

“Padahal Pak Wakil Wali Kota saat ini mau lima tahun menjabat, namun saya enggak pernah lihat dan dengar tuh beliau melakukan sidak langsung ke TPA Cipayung, terlebih ketika kondisi longsor. Cobalah datang ke sana, lihat belatung-belatung yang berserakan dan cium aromanya yang begitu sedap,” ungkap Babai yang kediamannya nempel dengan TPA Cipayung.

Berita Terkait

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan
Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia
23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”
SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027
Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026
Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:19 WIB

Lurah Cilangkap Galih Catur Prasetya.S.STP dan DSS Kota Depok tinjau mix Farming di Rusunawa Cilangkap Tapos,Depok

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB