Gelar Diskusi, Moya Institute : Perppu Ciptaker Solusi Memajukan Perekonomian

- Reporter

Jumat, 3 Maret 2023 - 20:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-Moya Institute kembali menyelenggarakan diskusi membahas mengenai bagaimana dampak Perppu Cipta Kerja pada daya tahan ekonomi.

Dalam diskusi tersebut, turut hadir Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor; Guru Besar Hukum Bisnis UGM, Prof. Nindyo Pramono dan Pengamat Politik, Emrus Sihombing,

Terkait dengan pentingnya Perppu Cipta Kerja Wamenaker Afriansyah menjelaskan bahwa aturan itu lahir di tengah gejolak ekonomi global sekaligus kebutuhan untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia sendiri masih membutuhkan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, karena memiliki jumlah angkatan kerja yang terus naik. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga semakin banyak orang yang mengalami pengangguran ini,” katanya dalam diskusi yang digelar pada Jumat (3/3)

Bukan hanya mampu menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas semata, Perppu Ciptaker juga bertujuan untuk menguatkan fundamental perekonomian.

Wamaker Afriansyah juga meluruskan informasi bahwa Perppu Ciptaker mengurangi jam istirahat pekerja. Dirinya menjelaskan bahwa isu itu tidak benar karena aturan tersebut tergantung dengan pihak perusahaan.

“Isu sentral lain adalah mengenai uang pesangon yang seolah dianggap dihapuskan. Hal tersebut sama sekali tidak benar karena dalam Perppu Cipta Kerja tetap mengatur adanya uang pesangon” imbuhnya

Sementara itu, Akademisi UGM, Prof. Nindyo Pramono mengungkapkan tentang pentingnya implementasi Perppu Ciptaker yang disusun menggunakan metode omnibus law demi meringkas tumpang tindih regulasi.

Menurutnya hal tersebut merupakan terobosan lantaran jika dilakukan secara konvensional akan memakan waktu lama.

“Ada sekitar 78 Undang-Undang dan jika diselesaikan menggunakan cara konvensional butuh sekitar 17 tahun. Oleh sebab itu digunakan metode omnibus law” tuturnya.

Dia mengatakan Indonesia membutuhkan penanaman modal karena kenyataanya investasi dibutuhkan semua negara.

“Indonesia membutuhkan investasi selain untuk modal juga melakukan transfer knowledge maupun teknologi” Imbuh Prof Nindyo

Pada kesempatan yang sama, Pengamat Politik, Emrus Sihombing menjelaskan berdasarkan pandangannya Indonesia akan kekurangan tenaga kerja jika beleid tersebut diterapkan secara optimal

Bagaimana tidak, lantaran dengan UU Ciptaker sangat mempermudah para pelaku UMKM untuk bisa berkembang dengan alur birokrasi yang sederhana.

“Bukan hanya sekedar berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja saja, namun masyarakat Indonesia tidak harus mencari kerja lagi ke luar dan bahkan kita yang akan bisa menyerap tenaga kerja dari luar negeri.,” katanya.

Kemudian, keberadaan aturan yang jelas tersebut juga bisa membangun adanya optimisme dalam pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

“Banyak sekali manfaat dari penerbitan Perppu Cipta Kerja, utamanya adalah para pelaku UMKM menjadi sangatlah diuntungkan karena adanya kemudahan perizinan sehingga sangat melahirkan harapan dan optimisme bagi mereka”, sambungnya.

Sementara itu, Direktur Moya Insitute Heri Sucipto menyampaikan bahwa Perppu ciptaker dianggap penting karena menjadi salah satu jalan keluar kebuntuan masalah hukum dan ketenagakerjaan dibawah kempempinan Presiden Jokowi. Tidak hanya itu, Perppu Ciptaker juga menjadi solusi memajukan perekonomian.

***

<

Berita Terkait

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri
Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar
Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus
Gerakan Ayo Peduli Sesama Rayakan Idul Adha dengan Qurban 2 Sapi dan 5 Kambing
Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban
Meriahnya Sholat Idul Adha di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 1445 H
Akademi Dewan Da’wah Kota Depok Melaksanakan Kegiatan Memotong Hewan Kurban
Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:15

Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar

Rabu, 19 Juni 2024 - 12:51

Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus

Rabu, 19 Juni 2024 - 11:39

Gerakan Ayo Peduli Sesama Rayakan Idul Adha dengan Qurban 2 Sapi dan 5 Kambing

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:02

Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:36

Akademi Dewan Da’wah Kota Depok Melaksanakan Kegiatan Memotong Hewan Kurban

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:36

Depok Berbenah: PKBM Primago Indonesia Depok Jadi Pionir Transformasi Pendidikan Kesetaraan

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:34

PKBM Primago Indonesia Kota Depok Siap Implementasikan Kurikulum Merdeka Setelah Mengikuti Bimtek

Berita Terbaru