Edukasi Keamanan Pangan Sekolah dI Fajar Hidayah

- Reporter

Jumat, 25 November 2022 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Fajar Hidayah bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menyelenggarakan Seminar terkait Ketahanan Pangan dengan Tema:” Edukasi Keamanan Pangan Sekolah”

Ketua yayasan Fajar Hidayah H. Mirdas Eka Yira,Lc.,M.Si menyatakan dalam sambutannya, rasa gembira dan terimakasih pada Dinas Ketahanan Pangan Kab Bogor yang telah berkenan mengadakan acara Seminar terkait Edukasi Keamanan Pangan Sekolah Kabupaten Bogor bersama Sekolah Islam Terpadu Fajar Hidayah.
Terutama saat ini dunia global dibayangi ancaman krisis pangan.Sebagaimana juga telah disampaikan oleh menyeri Keuangan Sri Mulyani.

Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo, SH.,MH dalam sambutan tertulis yang dibacakaan oleh Ir. Sri Antoko, MM selaku Kepala Bidang Keamanan Pangan Kabupaten Bogor menyampaikan.
Bahwa Ketahanan Pangan sesuai yang tercantum dalam UU No. 18 thn 2012
Ketahan pangan adalah kemampuan seseorang mendapatkan makanan dan minuman dengan aman.
Kemanan Pangan dalam UU No. 18 tahun 2012 tersebut juga diatur tentang pangan sebagai sumber energi dan gizi.
Ketahanan Pangan adalah, menjaga agar makanan kita tetap aman higieneis bermutu dan sehat .
Menurut PIM ada empat masalah dalam pangan.
1. Pencemaran microba
2. Penggunaan makanan yang diizinkan namun pemakainnya diluar yang diizinkan
3. Adanya ancaman pembuatan makanan yang dicampur bahan berbahaya seperti formalin dll
4. Makanan berbahaya ketika tercemar dengan lingkungan sekitar . Seperti pencemaran industri.
Bahan makan yang mengandung residu adalah beresiki dan berbahya bagi kesehatan.
1. Bahan pewarna
2. Pengawet
3. Penyedap rasa
4. Anti gempal
5. Pemucat dan pengental

Aditya Sri Setiady,S.Pt
Memberikan Materi terkait Edukasi Kemanan Pangan Sekolah.mengawali dengan ucapan terimakasih atas sambutan Fajar Hidayah yang sangat baik terhadap kegiatan Seminar Ketahanan Pangan ini.
Beliau mengawali dengan penjelasan apa itu Pangan , adalah seseuatu yang bersumber dari hayati dan air yang dikonsumsi manusia . Baik itu diolah maupun tidak. Baik berupa bahan tambahan pangan,proses pengolahan pangan,termasuk bahan lainnya yang digunakan buat pangan.Baik buat makanan ataupun minuman.
Kemanan pangan adalah kondisi dan upaya yang dilakukan untuk mencegah pangan dari pencemaran baik bilogis, kimia dan benda lainnya.Yang dapat mengganggu dan merugikan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan , agama, keyakinan dan budaya masyarakat eehingga aman dikonsumsi.

Salah satu bahaya dalam makanan yang sering digunakan adalah Formalin, adalah larutan yang tidak berwarna namun memiliki bau yang sangat menyengat. Sehingga dia bersifat Neiro Toxcic. Dalam formalin terkandung 37% Formaldheid.

Penggunaan formalin biasanya buat perekat kayu lapis, desinfectan pembersih dari bakteri dan kuman dan juga pengawet mayat di rumah sakit serta pengawet sel organisme lainnya seperti hewan dan tumbuhan.

Dalam sesu tanya jawab yang berlansung hangat.
Adinda siswa kls 9 Fajar Hidayah menanyakan, sebagaimana diketahui bahwa
Formalin berbahaya dan banyak dalam makanan , bagaimana mengetahui positif negatif warnanya bila diuji keberadaanya dalam makanan tersebut.
Aditya Dwi Setiadi,S.Pt menjelaskan bahwa,
Formalin biasanya ada tiga jenis botol uji tatkala dimasukan formalin kalau warna merah berarti positif dan kalau putih berarti tidak ada.
Begitu juga borak kalau bereaksi dengan warna kunyit berarti positif karena kunyit memberi reaksi terhadap borak dan formalin.

Ade Sri mulyani, MM. Juga menambahkan, dalam botol uji ada zat yang bereaksi terhadap keberadaan firmalin, kalau warna merah pekat berarti kandungan tinggi. Kalau dia putih berarti negatif tidak mengandung. Jadi adanya senyawa yang akan memberi reaksi dalam bitol uni tersebut.

Saleh kls 10 menanyakan tingkat bahaya Formalin dan Borak. Lansung Pak Adit dari Dinas Ketahanan Pangan menjelaskan,
Contoh makanan yang mengandung borak bakso, lontong ,kerupuk gendar bisa mengakibatkan depresi

Naura kls 11 Malaysia Fajar Hidayah, saya suka sirup lalau bagaimana membedakan mengandung
Dijawab Aditya Dwi Setiadi, kalau sirup yang bermerek seperti marjan dll itu tidak usah kuatir karena sudah diuji kandungannya ileh BPOM.
Namun kalau tanpa merek makanitu yang dikuatirkan akan mengandung bahan berbahaya.

Dra Ade SriMulyani memberikan kejutan doorprize buat para siswa Fajar Hidayah dengan memberikan beberapa pertanyaan.
Pertama sebutkan tiga pencemaran berbahaya dijawab Aditya kls 6 SD
Pencemaran biologi, kimia dan fisik.

Pertanyaan kedua , sebutkan bahaya formalin bagi tubuh manusia?
Vanesa kls 7 Kairo , jangka panjang bisa menyebabkan kanker kulit dan pada tubuh juga karena formalin mengandung racun maka bahaya bagi tubuh manusia.

Ketiga bagaimana ciri makanan atau pangan yang sehat?
Aditya menjeaskan
Pertama makanan halal, bergizi, banyak kasiatnya, higien atau bersih
Ditambah oleh Ade Sri M aman dan bermutu.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama.

Berita Terkait

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur
Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat
Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC
BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim
Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota
SPPG Mampang 3 Resmi Beroperasi, Pemkot Depok Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak
Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:25 WIB

Sekda Depok Dorong Kepala Disrumkim Baru Tancap Gas Lanjutkan Pembangunan

Berita Terbaru