Santri Belajar, Santri Berkontribusi

- Reporter

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 11:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Oleh Yanuardi Syukur

Sebagai pribadi Muslim yang belajar agama, santri dapat memainkan dua hal penting secara simultan, yakni belajar dan berkontribusi. Saat belajar dalam durasi tertentu, dia juga berkontribusi pada durasi tertentu itu. Waktunya tidak terbatas pada belajar saja dulu, kontribusi nanti, tapi belajar sekaligus berkontribusi.

Kontribusi santri adalah dengan mengajarkan apa yang dia pelajari. Sesedikit apapun ilmu itu akan semakin kaya jika diajarkan kepada orang lain. “Ilmu akan bertambah dengan mengajarkannya kepada orang lain,” begitu kata seorang ulama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa bentuk kontribusi saat belajar?

Hal pertama, mengajarkan kepada orang yang tidak paham. Ingat ketika sekolah dulu kita diajarkan untuk mengajarkan kepada kawan yang tidak mengerti. Kawan mengajarkan kawan. Saat ini, di sekolah anak saya juga masih berlaku itu, kawan yang bisa mengajarkan kepada kawan yang tidak bisa. “Ada anak yang lebih cepat paham penjelasan temannya daripada penjelasan guru,” kata seseorang.

Mengajarkan sesuatu tidak akan membuat kita kehilangan sesuatu. Sungguh ilmu yang ada di alam ini teramat luas dan olehnya itu tidak ada kata rugi ketika ilmu bermanfaat diajarkan kepada orang lain. Sebagaimana dulu kita pernah tidak bisa dan kita diajarkan oleh lain, maka kini setelah bisa kita juga harus mengajarkan kepada orang lain.

Kedua, kontribusi dapat dilakukan dengan menulis catatan, merapikan, dan memublikasikannya pada berbagai platform. Saat ini publikasi tidak terbatas pada buku atau majalah tapi ada banyak sekali platform dimana orang bisa menyebarkan gagasannya kepada publik. Platform familiar seperti Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, adalah beberapa pilihan. Juga, SWA (Status WhatsApp) bisa dipakai buat sharing.

Menulis itu awalnya susah dan berat, tapi jika sudah dijalani lama-lama akan jadi mudah juga. Sama kayak pekerjaan lainnya. Advis saya: jangan jadikan menulis sebagai beban–agar dapat ini dan itu–tapi jadikanlah menulis sebagai panggilan jiwa untuk berbagi kebaikan yang telah kita dapat. Kita dapat, kita bagi. Kita bagi, kita dapat. Begitu kehidupan mengajarkan. Siapa menanam dia menuai, siapa sabar dia beruntung, siapa bersungguh dia dapat, dan siapa memberi dapat mendapatkan.

Santri dapat berkontribusi pula pada penggalian sesuatu secara lebih dalam dan bermakna. Hidup ini ada rahasia, dan di balik rahasia ada lagi rahasia. Ada sirrul asraar, rahasianya rahasia yang itu hanya bisa dibuka kepada mereka yang sungguh-sungguh belajar dan menggali. Penggalian lebih dalam itu akan berdampak pada makna bagi jiwa; senang, bahagia, ceria, atau perasaan berguna.

Belajar dan berkontribusi tidak hanya untuk santri, tapi untuk siapa saja. Khusus untuk santri, ada baiknya tidak merasa “sudah khatam”, “sudah tamat” sebab secara formal lulus dari jenjang pendidikan tertentu. Karena itu terus berkembang, maka mengisi jiwa dengan semangat belajar terus dan semangat berkontribusi terus akan membawa kita pada kesejatian. Rasa sejati bahwa hidupku insya Allah tidak sia-sia.

Depok, 22 Oktober 2022

Selamat hari santri.

<

Berita Terkait

Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024
Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik
Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan
Ketupat Makanan Khas Di Indonesia saat Lebaran, berikut Makna ketupat Lebaran dan cara membuatnya
Dai-Daiyah Muda NU Trenggalek Antusias Ikuti Literasi Digital LD PBNU
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 10:57

LPM Aktif dan Non Aktif Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok 2024

Senin, 15 April 2024 - 10:22

3 Periode Berkuasa, Mazhab HM Ungkap Mohammad Idris Faktor Kemenangan PKS Depok

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Jumat, 5 April 2024 - 10:45

Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 12:34

Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik

Senin, 1 April 2024 - 11:10

Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21