Apa Itu Dalil Aqli dan Naqli Dalam Ajaran Islam?

- Reporter

Rabu, 19 Oktober 2022 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Mengetahui contoh dalil aqli dan naqli merupakan salah satu perbuatan dalam memahami dalil dalam ajaran agama Islam. Ada cukup banyak dalil sebagai dasar memperkuat dorongan atau larangan dalam agama. Dalil sendiri adalah salah satu petunjuk yang penting dalam Islam. Sebab, dalil menjadi bukti dalam membedakan kebenaran suatu kejadian atau peristiwa.

Selain itu, dalil dapat digunakan untuk menepis segala keraguan yang masih terdapat dalam diri manusia. Dalil-dalil ini dapat diambil dari Al-Quran, hadist, ijma’ dan qiyas. Ijma’ sendiri adalah suatu proses mengumpulkan perkara dan memberi hukum atasnya serta menyakininya. Sementara qiyas, adalah suatu proses mengukurkan sesuatu atas lainnya dan mempersamakannya.

Secara umum, dalil dibagi menjadi dua yaitu aqli dan naqli. Akan tetapi, masih banyak yang belum mengetahui penjelasan, perbedaan hingga contoh dalil aqli dan naqli.

Dalil Aqli

Menurut Bahasa, dalil aqli adalah petunjuk yang didasarkan pada akal. Sedangkan menurut istilah, dalil aqli merupakan bukti-bukti atau alasan tentang sesuatu itu benar atau salah berdasarkan atas pertimbangan akal sehat manusia.

Menurut laman NU Online, dalil aqli atau dalil logis ini tidak hanya diakui sebagai hujjah (argumentasi) dalam agama, namun justru kebenaran dalil naqli sering bergantung pada penalaran yang disebut sebagai dalil aqli.

Dalil aqli terbagi menjadi tiga macam yakni:

A. Wajib aqli

Kepastian akal sehat menerima kepastian tertentu.

B. Mustahil aqli

Akal sehat mengingkari sesuatu yang terjadi.

C. Jaiz aqli

Akal sehat mungkin menerima juga mungkin menolak atau mengingkari sesuatu

Contoh Dalil Aqli

Melansir dari laman NU Online, adapun contoh dalil aqli adalah sebagai berikut:

1. Seorang anak yang memiliki ibu

Jika Anda melihat seorang anak, tentu Anda mengetahui bahwa anak itu pasti mempunyai seorang ibu meskipun Anda tidak pernah melihat ibunya. Keberadaan ibu itu disimpulkan oleh akal sehat bahwa seorang anak pasti dilahirkan oleh seorang ibu.

2. Alam semesta

Ketika Anda melihat alam semesta, tentu kita tahu bahwa alam semesta ini tentu memiliki pencipta. Alam semesta yang sangat teratur, luas, dan indah ini tidak mungkin tercipta dengan sendirinya. Pasti ada Tuhan semesta alam yang menciptakan dan mengatur alam semesta

Dalil Naqli

Menurut Bahasa, dalil naqli berarti nash Al-Quran atau hadits. Sedangkan menurut istilah, dalil naqli merupakan bukti-bukti atau alasan tentang kebenaran atau ketidakbenaran suatu hal yang didasarkan dari Al-Quran dan Hadits. Kebenaran dalil naqli bersifat pasti, mutlaq dan belaku di segala tempat dan waktu. Dalil naqli ini bersumber dari Firman Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW.

Meskipun dalil naqli bersumber pada Al-Quran dan hadits, namun masing-masing mujtahid mempunyai penafsiran yang berbeda-beda atas teks yang ada. Perbedaan penafsiran tersebut biasanya berlaku dalam teks tentang akidah, fikih hingga akhlak.

Contoh Dalil Naqli

1. Surat Al Ikhlas

Artinya:

“Katakanlah: ‘Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia’.”

2. Perintah Puasa

Artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Q.S. Al Baqarah: 183).

Berita Terkait

Bahasa Ibu: Tersisih di Rumah Sendiri
BBM dan Bahasa Kekuasaan: Ketika Pernyataan Menteri Menguji Psikologi Publik
Logat Jawa: Kesalahan Berbahasa atau Identitas Linguistik?
Stres di Tengah Santai: Saat Bahasa Feed dan Notifications Memaksa Otak Kita Multitasking
EYD di Tengah Tren Mengetik Gaul: Menemukan Kembali Standar Berbahasa
MENGAPA PIKIRAN DAN UCAPAN TIDAK SEJALAN? PERSPEKTIF PSIKOLIGUISTIK
Kenapa Setan Sekarang Bicara Bahasa Jawa Kromo? Rahasia di Balik Teror Linguistik Film Horor Kita
Anatomi Racun Diksi: Mengapa Kita Lebih Suka Membedah Fisik daripada Kebijakan?

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:27 WIB

Mahalnya Biaya Tarif Parkir RSUD ASA Menuai Protes Keras! Diduga Milik Anggota DPRD Kota Depok

Rabu, 21 Januari 2026 - 01:32 WIB

Buntut Tudingan Tak Berdasar, Legislator Depok Siswanto Resmi Polisikan Oknum LSM ke Polda Metro Jaya

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:18 WIB

Reuni Akbar Alumni Gontor 2006 Glorious Naturalist, 20 Tahun Berkhidmah, Menjemput Ridho Kiai

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:52 WIB

MTS Al Hidayah Sukatani Depok Gelar Kegiatan Studi Tour Edukasi Terpadu Ke Bandung Jawa Barat Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:59 WIB

FK-LPM Depok Komitmen Dukung Program Kerja Wali Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:36 WIB

Perpaduan Cokek Betawi Sangar Tari Ayodya Pala Ciptakan Tari Kembang Merona

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:54 WIB

Pemkot Depok Tangani RTLH di Cimpaeun, Rumah Warga Lansia Disulap Jadi Sumber Penghasilan

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:43 WIB

Wali Kota Depok, Supian Suri, Menekankan Pentingnya Peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sebagai Fondasi Utama Dalam Mencetak Generasi Emas.

Berita Terbaru

Berita

FK-LPM Depok Komitmen Dukung Program Kerja Wali Kota

Selasa, 20 Jan 2026 - 14:59 WIB