
SIARANDEPOK.COM- Persaingan di dunia pendidikan semakin berkembang. Sekolah Islam hadir dengan berbagai keunggulan, mulai dari program tahfiz Al-Qur’an, pendidikan karakter, pembelajaran berbasis agama, program akademik unggulan, hingga berbagai kegiatan pengembangan potensi siswa. Namun, di tengah semakin banyaknya pilihan tersebut, muncul satu pertanyaan penting: mengapa hanya sebagian sekolah yang benar-benar diingat dan dipercaya oleh orang tua?
Pertanyaan inilah yang menjadi salah satu pembahasan utama dalam Fatijja Talk 9.0 yang kembali hadir dengan tema “Rahasia Membangun Sekolah Islam yang Diingat & Dipercaya”.
Melalui tema tersebut, Fatijja Talk 9.0 mengajak para pengelola lembaga pendidikan untuk melihat kembali pentingnya branding sekolah. Bukan sekadar membuat sekolah terlihat menarik, tetapi bagaimana membangun identitas yang kuat sehingga sekolah mampu dikenal, diingat, dan pada akhirnya mendapatkan kepercayaan dari orang tua dan masyarakat.
Sekolah Islam Semakin Banyak, Persaingan Semakin Ketat, Pertumbuhan sekolah Islam dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan umum dan nilai-nilai Islam terus berkembang.
Fatijja Talk 9.0 menghadirkan Dr. Awaluddin Faj, M.Pd, Konsultan Pendidikan Sekolah Islam, sebagai pemateri.
Dengan pengalaman dalam pendampingan lembaga pendidikan Islam, pembahasan mengenai branding sekolah diarahkan tidak hanya dari sisi promosi, tetapi juga dari perspektif pengembangan lembaga pendidikan.
Dr Awaluddin Faj, M.Pd mengatakan bahwa
Branding sekolah pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kondisi internal sekolah itu sendiri.
Sekolah perlu mengetahui siapa dirinya, nilai apa yang ingin dibangun, keunggulan apa yang dimiliki, siapa masyarakat yang ingin dilayani, serta pengalaman seperti apa yang ingin diberikan kepada siswa dan orang tua.
Dengan demikian, branding tidak berhenti pada aktivitas publikasi di media sosial.
Branding perlu tercermin dalam berbagai aspek sekolah, mulai dari program pendidikan, pelayanan kepada orang tua, kualitas guru, budaya sekolah, komunikasi, kegiatan siswa, hingga bagaimana sekolah menyampaikan cerita dan pencapaiannya kepada masyarakat.
Persaingan sekolah Islam akan terus berkembang. Munculnya berbagai lembaga pendidikan baru menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sekolah untuk terus melakukan inovasi.
Sekolah yang ingin bertahan dan berkembang perlu memiliki kejelasan arah. Mulai dari visi pendidikan, program unggulan, positioning, kualitas layanan, hingga strategi komunikasi kepada masyarakat.
Pada akhirnya, tujuan branding sekolah bukan sekadar membuat nama sekolah terkenal. Lebih jauh, branding diharapkan dapat membantu sekolah membangun identitas yang kuat, reputasi yang positif, dan kepercayaan masyarakat. Ujar Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor ini.
Untuk informasi mengenai konsultasi dan pendampingan pendidikan Islam bersama PRIMAGO Consulting, silakan menghubungi:
WhatsApp: +62 895323003088
PRIMAGO Consulting siap menjadi sahabat perjuangan bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengembangkan sekolah yang memiliki identitas kuat, program yang terarah, dan kepercayaan dari masyarakat.















