Mendukung Penyaluran BLT BBM Agar Tepat Sasaran

- Reporter

Sabtu, 17 September 2022 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Tadulako, Slamet Riadi Cante mengingatkan pemerintah agar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kompensasi atas penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tepat sasaran.

“Kebijakan pemerintah untuk memberikan BLT bagi warga miskin sebagai kompensasi atas kebaikan BBM harus dipastikan tepat sasaran karena BLT sebelumnya cenderung digelontorkan tidak proporsional. Banyak masyarakat miskin yang seharusnya mendapatkan BLT tetapi faktanya mereka tidak terima,” katanya, di Palu.

Maka dari itu, lanjutnya, penyaluran BLT BBM nanti harus berdasarkan by name by address atau berdasarkan nama dan alamat penerima manfaat.

“Jangan sampai BLT BBM ini justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang,” ujarnya.

Selain itu Slamet Riadi mengemukakan, meskipun kenaikan harga BBM bersubsidi dan non subsidi menjadi dilematis akibat subsidi BBM yang dinilai cukup tinggi, tetapi pemerintah juga patut mempertimbangkan efek domino akibat kebijakan tersebut seperti kenaikan harga kebutuhan pokok dan inflasi yang cukup tinggi.

“Harapan saya, pemerintah dapat mengatasi persoalan-persoalan yang telah dan akan terjadi akibat kebijakan menaikkan harga BBM,” tambahnya.

Pengamat Sosial dari Universitas Airlangga (Unair), Bagong Suyanto, mengatakan, kehadiran Bantuan Langsung Tunai (BLT) diharapkan bisa jadi bantalan bagi masyarakat terhadap dampak penyesuaian harga BBM.

“Ini memang sangat dilematis bagi pemerintah. Begitu diputuskan BBM naik pasti berbagai barang kebutuhan masyarakat ikut naik. Lalu bagaimana agar masyarakat memiliki daya beli? Karena itulah pemerintah memberikan BLT,” kata Bagong Suyanto.

Namun yang menjadi masalah, menurut Bagong adalah bagaimana sesungguhnya kondisi masyarakat? Pemerintah menurutnya perlu memiliki data yang akurat dan up to date sehingga program BLT BBM yang diluncurkan bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dikatakan Bagong, pemberian BLT memang merupakan bentuk itikad baik dari pemerintah. Namun bukan berarti bukan tanpa risiko. Pemberian bantuan seperti ini di sisi lain justru bisa membuat mekanisme self help masyarakat pudar dan menimbulkan ketergantungan.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, menyatakan kebijakan Pemerintah dalam pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke program bantuan sosial (bansos) tambahan sudah tepat.

“Namun, penyaluran bansos tambahan memerlukan data yang benar dan akurat soal masyarakat miskin penerima bansos, sehingga lebih produktif,” kata Agus Pambagio.

Menurut Agus, jika data tersebut salah, maka orang yang tidak berhak akan menikmati bansos. Hal itu, harus diantisipasi oleh pemerintah.

Mengenai besaran bansos tambahan yang diterima oleh masyarakat, Agus Pambagio tidak mempermasalahkan hal tersebut karena jika bantuan tersebut digunakan untuk kebutuhan gizi anak maka akan tercukupi. Akan tetapi, kalau digunakan untuk hal lain pasti orang-orang berpendapat jumlahnya kecil.

Berita Terkait

WORKSHOP EXCLUSIVE CARA UNIK PROMOSI SEKOLAH BERSAMA PRIMAGO CONSULTING TAHUN 2026
Polimedia Jakarta Kukuhkan 1.152 Wisudawan, 84 Persen Langsung Bekerja
Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Rabu, 4 November 2026 - 18:59 WIB

Ratusan Dapur Makan Gratis di Depok Kini Diawasi Ketat!

Rabu, 4 November 2026 - 18:56 WIB

Atap Rumah Warga, Lurah Rangkapan Jaya Satset Tangani Langsung

Rabu, 4 November 2026 - 18:53 WIB

DPUPR Depok Gercep Angkut Sterofoam hingga Batang Pohon di Kali Cabang Barat

Rabu, 4 November 2026 - 18:50 WIB

Sering Lewat GDC? Perhatikan Perubahan Besar di 5 Titik Ini!

Rabu, 4 November 2026 - 13:59 WIB

Mahasiswi UI Dijambret, Kapolres Metro Depok Minta Warga Waspada

Rabu, 4 November 2026 - 13:56 WIB

Sentuh Hati Orang Tua, Program RKAI Depok Beri Ruang Bagi Anak Istimewa

Rabu, 4 November 2026 - 13:53 WIB

Rampung 100%! Jalan Sawangan Permai Kini Lebih Mulus dan Nyaman

Berita Terbaru

Pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Kepala Kejari (Kajari) Depok, Arif Budiman, di Aula Kejari Depok, Selasa (03/11/26). (Foto: Dokumentasi Kejari Depok)

Berita Depok

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:01 WIB

Rapat koordinasi terkait pengawasan dan peningkatan kualitas SPPG diselenggarakan oleh Satgas Percepatan MBG di Aula Edelweis Lantai 5 Balai Kota Depok pada Rabu (04/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Ratusan Dapur Makan Gratis di Depok Kini Diawasi Ketat!

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:59 WIB

Lurah Rangkapan Jaya, Agus Riyan Herdyana, bergerak cepat mengunjungi rumah warga yang atapnya ambruk di RT 08 RW 05, baru-baru ini. (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Atap Rumah Warga, Lurah Rangkapan Jaya Satset Tangani Langsung

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:56 WIB

Penataan jalan di beberapa titik dilakukan oleh petugas DPUPR Kota Depok di Jalan Tamberehe, Boulevard Grand Depok City (GDC), Rabu (04/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Sering Lewat GDC? Perhatikan Perubahan Besar di 5 Titik Ini!

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:50 WIB