Hadapi Kamboja di Piala AFF 2020, Indonesia Harus Cetak Gol Lebih Dahulu Di Babak 1

- Reporter

Rabu, 8 Desember 2021 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Timnas Indonesia diprediksi mampu akhiri kutukan tidak pernah menang di laga pembuka piala AFF sejak 2012 saat menghadapi Kamboja.  Pada hari Kamis pasukan Garuda akan mengandalkan agresivitas pemain. Jalan Timnas meraih kemenangan akan lebih mudah jika mampu cetak gol di babak pertama

Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Piala AFF melawan Kamboja pada tahap penyisihan grup Kamis malam. Meski menghadapi tim lemah skuad Garuda dibayangi kutukan tidak pernah menang di laga pembuka piala AFF .

Ini terbukti sejak piala AFF tahun 2012 lalu bahkan pada tahun 2018 dan 2020 Indonesia tidak pernah menang, ketika itu di laga pembukan Piala AFF tahun 2012 Indonesia kalah dari Thailand dan laga pembuka Piala AFF Tahun 2018 Indonesia kalah dari Singapura di partai pembuka.

baca juga :

Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (YPPI) mengajukan Izin Operasional Sekolah & NPSN PRIMAGO SCHOOL Ke Dinas Pendidikan Kota Depok

Kutukan ini berpeluang besar bisa diakhiri jika melihat semua skuad merah putih di beberapa laga ujicoba terakhir menurut pengamat sepak bola hari ini Timnas punya kan besar menggunakan laga ini.

Walau tidak memiliki penyerang subur di depan, permainan agresif yang menjadi strategi pelatih Shin tae Yong akan menemukan pertahanan Kamboja.

Indonesia wajib raih 3 poin jika ingin lolos dari fase grup, karena seusai melawan Kamboja maka lawan yang dihadapi akan semakin berat yaitu Laos, Malaysia, hingga Vietnam.  Kemenangan akan meningkatkan kepercayaan diri Evan Dimas dan kolega untuk tampil baik di laga berikutnya

Berita Terkait

Dies Natalis ke-18 Tahun, Polimedia Siapkan Talenta Kreatif yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak
Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh
TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati
Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Berita Terbaru