Filosofi Kota Religius

- Reporter

Rabu, 3 November 2021 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Dr. KH. Syamsul Yakin

(Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok)

 

Ketika merespons gagasan kota religius yang muncul di sejumlah daerah, dengan nomenklatur yang berbeda-beda, sudah waktunya masyarakat diajak berpikir secara dialektif, analitik, deduktif, reflektif, dan spekulatif agar masyarakat berpikir secara menyeluruh, mendalam, sistematis, dan rasional.

Secara ontologis, pengetahuan ihwal kota religius bersumber dari fenomena masyarakat bertuhan. Masyarakat bertuhan ini membuktikan bahwa Tuhan diakui keberadaan-Nya. Dalam masyarakat bertuhan, kaum atheis dan nativis tidak mendapat ruang.

Berdasar cara berpikir mendasar seperti ini, kota religius menjadi kenyataan sosio-antropologis yang eksistensial dan tak kuasa disangkal. Artinya untuk membangun sebuah kota, religiusitas agama-agama harus diakui dan bahkan dipayungi secara legal, paling rendah oleh peraturan daerah atau perda.

Untuk itu boleh saja pemuka agama-agama meminta pemerintah untuk mengajukan peraturan tersebut kepada lembaga legislatif untuk mengesahkannya. Peraturan ini penting untuk menjamin setiap sikap religius yang ditampilkan penganut agama-agama di muka publik.

Kaki Gunung Merapi, Lokasi Tepat berwisata Selfie di Yogyakarta

Secara literal pemikirian ihwal kota (polis) religius bisa ditemui dalam pemikiran filosof Yunani tersohor seperti Plato, Sokrates, dan Aristoteles. Dalam buku Al-Madinah al-Fadhilah karya al-Farabi (wafat 950 M), tampak jelas ihwal prinsip-prinsip kota religius.

Berikutnya, secara epistemologis, diskursus tentang kota religius dapat diperoleh dengan beragam riset. Hal ini didasarkan karena memang Tuhan melengkapi manusia dengan panca indra, akal, dan intuisi. Ketiganya melekat pada manusia yang sehat.

Untuk memahami kota religius dalam kitab suci agama-agama, dapat dilakukan riset bayani atau eksplanasi. Laku akademis ini penting untuk mendukung pemerintah dalam mengambil langkah yuridis. Harapannya, agar masyarakat merasa tenteram pada saat mempraktikkannya.

Memahami kota religius secara epistemologis ini pada gilirannya akan mendaratkan masyarakat dari sekadar menjadi konsumen ilmu kepada produsen ilmu, karena masyarakat jadi terus belajar. Selanjutnya, masyarakat tidak lagi dapat diprovokasi dan dimobilisasi untuk menolak kebijakan populis pemerintah.

Selanjutnya, secara aksiologis, hakikat dan manfaat diimplementasikannya peraturan kota religius adalah untuk membuat kian harmoni kehidupan agama-agama. Di samping tentunya agar akselerasi praksis moderasi beragama tercapai. Sebab menyemai moderasi beragama akan tumbuh subur di kota religius.

Bagi al-Farabi praksis kota religius berimplikasi pada kebahagiaan sejati. Kebahagiaan sejati pada sebuah kota baru terjadi jika masyarakatnya cerdas. Diskursus kota religius tak ubahnya melempar bola kebahagian agar masyakat memperebutkannya di tengah lapangan, pada kondisi seperti ini diperlukan peraturan.

Pilihannya adalah disahkannya peraturan daerah atau perda kota religius. Secara ontologis, sumber ilmu pengetahuan tentang kota religius bukanlah kitab suci suatu agama, tapi berdasar sumber yang didapat dari fenomena alam raya, fenomena sosial-masyarakat, akal pikiran, dan intuisi (mata batin) manusia berkelas.

( sumber : uinjkt.ac.id)

Berita Terkait

Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Perkuat Branding & Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui Amazing Build Fest 2 di MARGOCITY

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:39 WIB

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 November 2026 - 17:35 WIB

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 17:17 WIB

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 November 2026 - 09:53 WIB

Wajah Baru Stasiun Depok Baru: Lebih Modern dan Terintegrasi!

Kamis, 5 November 2026 - 08:46 WIB

Tingkatkan Pelayanan Penumpang, Penataan Stasiun Depok Baru Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Berita Terbaru

Lurah Pondok Jaya, Marbawi menyerahkan 54 sertifikat tanah kepada warga Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:39 WIB

Depok Fashion Forward sekaligus Dekranasda Goes to Mall resmi dibuka di Margo City, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:35 WIB

Petugas dari DPUPR dan Polres Metro Depok menggelar inspeksi langsung ke lokasi di Jalan Raya Sawangan, persis di area depan Sungai Elok Cantik dan Menawan (SeCawan), Kecamatan Pancoran Mas, pada Kamis (05/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:31 WIB

Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor PBB, Balai Kota Depok, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Penertiban kabel udara digelar oleh Dinas PUPR di kawasan Jalan Pemuda serta Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (14/04/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:17 WIB