Hari ke-2 Muharam Marketing Festival 2021, MarkPlus Islamic Ulas Tren Pemasaran Islami di Sektor Penerbitan Buku dan Edukasi

- Reporter

Selasa, 31 Agustus 2021 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- MarkPlus Islamic kembali menghadirkan diskusi interaktif pada Muharram Marketing Festival 2021 hari ke-2 yang diadakan secara virtual melalui Zoom dan kanal Youtube Marketeers TV.

Mengulas tren pemasaran islami yang terkini di industri penerbitan dan edukasi, webinar kali ini dihadiri oleh lima pembicara diantaranya; Sari Meutia selaku CEO Mizan Publika, Irwan Kelana selaku Redaktur Senior Harian Republika, dan Dr. Helvy Tiana Rosa, M.Hum selaku Pendiri Forum Lingkar Pena dari sektor buku dan penerbitan.

Sementara dari sektor edukasi, webinar ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M. Sc selaku Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E. M.Si., Ph.D selaku Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang Muhammadiyah, dan Dr. H. Mohammad Zahri M.Pd. selaku Ketua Umum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (USIT) Indonesia.

Webinar ini dimoderatori oleh H.Taufik selaku CEO MarkPlus Islamic dan Deputy Chairman MarkPlus, Inc. Taufik berharap acara ini mampu mendukung upaya pemerintah Indonesia memajukan Indonesia dalam Global Islamic Economy.

Membuka diskusi ini, Taufik menilai ada perkembangan luar biasa pada Islamic Bookfair yang lebih meriah dibanding pameran buku pada umumnya, meski di luar dugaan, hal ini menunjukkan adanya tren ketertarikan masyarakat terhadap buku-buku Islam.

“Awalnya tidak mudah meyakinkan penerbit untuk mengikuti IBF (Islamic Book Fair) tapi lama kelamaan IBF makin menarik minat peserta dan pengunjung, sampai tahun 2020 terdapat 343 stan, dan 2021 tidak ada IBF karena COVID.”, ungkap Irwan Kelana selaku Redaktur Senior Harian Republika membuka diskusi Muharram Marketing Festival 2021 (30/08/2021).

Di tahun 2020, IBF berhasil mengumpulkan sejumlah 140.000 peserta dari seluruh Indonesia. Menjadi pameran yang ditunggu-tunggu oleh pelajar dan santri baik dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, IBF dinilai menjadi puncak literasi dan tonggak peradaban literasi Islam.

Hadir selaku CEO Mizan Publika, Sari Meutia mengulas strategi pemasaran islami yang kini ditekuni perusahaannya.

“Kami fokus sekali ke digital marketing, tapi alhamdulillah sebelum masa COVID datang kita sudah memiliki Mizaln Digital Headquarter yang menangani program digital marketing.”

“Marketing tentu saja ta fokus lebih banyak ke online, meski setelah PPKM kita berharap toko bisa buka kembali. juga pameran-pameran juga bisa aktif kembali”

Mizan saat ini mengembangkan Mizan Applications Publisher (MAP) dan Rakata.id. Melalui MAP Mizan Group mengembangkan aplikasi pendukung buku-buku cetak yang menghadirkan berbagai fitur seperti Virtual Reality Halo Balita, Huruf Hijaiyah, dan fitur lainnya.

Sementara itu, hadir dari industri edukasi Andy Dwi Bayu Bawono, S.E. M.Si., Ph.D selaku Wakil Bendahara Majelis Pendidikan Tinggi dan Litbang Muhammadiyah menyatakan pentingnya penerapan diversifikasi dan klasterisasi untuk mendukung instrumen kemajuan institusi di bidang edukasi.

“Di PTMA kami membuat klasterisasi, dimulai dari akreditasi, masalah penelitian pengabdian, ini kita pisahkan dan yang sudah unggul dan mandiri akan membantu kampus lain, yang menghasilkan semacam kampus binaan.”, ujarnya.

“Kita memiliki Cyber Muhammadiyah, yang kemudian kita internalisasi di Muhammadiyah Malaysia, dan kami membuka sekolah Islam terpadu di Australia. Pernah juga di Mesir yang sudah dikelola sejak lama. Ini adalah bentuk diversifikasi.”, tambah Andy.

Menutup diskusi hari ini, Dr. H. Mohammad Zahri M.Pd. selaku Ketua Umum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (USIT) Indonesia menyatakan Sekolah Islam harus menerapkan beragam strategi agar tetap relevan, seperti peningkatan kualitas, memperluas jaringan dan komunitas, mengokohkan nilai-nilai kabangsaan, modernisasi layanan, kepedulian pada kesehatan, lingkungan, dan SDA.

Berita Terkait

Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka
Sambut HUT ke-81 RI, Lurah dan Warga Beji Depok Kompak Pasang Bendera Merah Putih
Pemkot Depok Alokasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Perbaiki Trotoar Amblas di SeCAWAN
U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup Uji Coba, Ini Rute Alternatif untuk Pengendara
Wali Kota Depok dan Masyarakat Meriahkan Senam Massal KORMI x Aloha Max di DOS
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Bakal Bagikan 3.403 Bendera Gratis saat CFD
Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan
28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Depok College Access Resmi Beroperasi Penuh, Layanan Beasiswa Kini Bisa Daring dan Tatap Muka

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lurah dan Warga Beji Depok Kompak Pasang Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Pemkot Depok Alokasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Perbaiki Trotoar Amblas di SeCAWAN

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:13 WIB

U-Turn Jalan Kartini Depok Ditutup Uji Coba, Ini Rute Alternatif untuk Pengendara

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Kebakaran Melanda Komplek Kopassus Sukatani Depok, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:41 WIB

28.629 Lulusan SPPI Segera Kelola Koperasi Desa Merah Putih di Seluruh Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG Karangturi usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Batik Gong Si Bolong Depok Tampil Memukau di Indonesia Fashion Week 2026

Berita Terbaru