Terdapat 645 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 15 Diantaranya Meninggal Dunia

- Reporter

Selasa, 27 Juli 2021 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mencatat 645 kasus baru Covid-19 pada Senin (26/7/2021).

Selain itu, terdapat 912 pasien diklaim pulih, sedangkan 15 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Hingga kini kasus aktif Covid-19 di Depok berkurang 282 orang menjadi 11.093 pasien yang masih harus menjalani isolasi dan perawatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun telah berkurang, kasus aktif Covid-19 di Depok saat ini masih jauh di atas puncak gelombang pada 30 Januari 2021, dengan 5.011 orang pasien Covid-19 di Depok saat itu.

Berikut rincian perkembangan terkini kasus Covid-19 di Depok berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok:

Kasus kumulatif (keseluruhan)

1. Pasien positif: 82.426 (bertambah 645)

2. Pulih: 69.747 (bertambah 912)

3. Wafat: 1.586 (bertambah 15)

– PDP wafat: 122 (data terakhir per 19 Juli 2020)

4. Probabel: 419 (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)

5. Kontak erat: 68.862 (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)

6. Suspek: 23.642 (demam, ISPA, dan pneumonia)

Kasus aktif (sedang dirawat/ditangani, dipantau, dan diawasi)

1. Pasien positif sedang diisolasi dan dirawat: 11.0933 (berkurang 282)

2. Probabel: 5 (orang tanpa gejala, kontak erat dengan pasien Covid-19)

3. Kontak erat: 4.472 (demam atau ISPA, tanpa pneumonia)

4. Suspek: 331 (demam, ISPA, dan pneumonia)

Terkait kasus Covid-19, warga Depok dapat menghubungi call center di nomor 112 dan 119. Untuk pertanyaan umum, warga Depok bisa menelepon nomor 08111232222.

(Rohmat)

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru