Berikut Sederet Mitos dan Fakta Tentang Olahan Daging Kambing

- Reporter

Selasa, 20 Juli 2021 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Pada momen Idul Adha, olahan daging kambing tentu menjadi salah satu santapan yang akan tersaji di rumah. Biasanya, daging tersebut akan disajikan menjadi sate, sop atau gulai.

Meskipun menjadi salah satu makanan favorit, ternyata banyak pula yang takut untuk menyantapnya. Lantaran terdapat sejumlah mitos yang beredar tentang daging kambing.

Berikut ulasannya:

1. Daging Kambing Penyebab Darah Tinggi

Sebuah penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 2014 tentang hipertensi menyebutkan, bahwa daging kambing bukanlah faktor pemicu tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Sebab, hipertensi dipicu dari berbagai faktor. Seperti peningkatan kecepatan denyut jantung, peningkatan resistensi dari pembuluh darah tepi, peningkatan volume aliran darah, hingga gangguan keseimbangan cairan tubuh seperti Natrium (Na).

Sedangkan kandungan Na pada daging kambing lebih rendah dibanding daging domba dan daging sapi. Dengan begitu daging kambing masih aman dikonsumsi dan tidak memicu naiknya tekanan darah.

Ichwan Syahroni, chef asal Palembang yang pernah bekerja di Kerajaan Arab pernah bercerita bila penduduk di sana sangat suka menyantap daging kambing serta unta, yang berlemak tinggi.

Namun jarang ada dari mereka yang mengidap darah tinggi. Kata Syahroni, orang Arab memiliki kebiasaan meminum salatah setelah menyantap makanan berlemak tinggi. “Salatah itu campuran lemon sama minyak zaitun. Dengan minum itu, darah bisa dinetralisir,” katanya.

2. Bikin Kolesterol Naik

Sesungguhnya, daging kambing tidak hanya rendah Natrium, tapi juga minim lemak jenuh.

Dalam daging kambing, kandungan lemak jenuh masih relatif rendah ketimbang daging domba dan sapi. Lemak jenuh ini berkontribusi dalam menghadapi risiko penyakit kardiovaskular.

Daging kambing juga mengandung lemak tidak jenuh yang relatif tinggi. Ini membantu menyeimbangkan kadar kolesterol darah dan membantu menyeimbangkan detak jantung.

Sementara resiko darah tinggi yang dimaksud berasal dari lemak daging kambing. Lemak ini sulit dicerna oleh usus dan dapat terus menumpuk jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, ada pula peran kandungan glukosa yang tinggi dari karbohidrat, seperti nasi maupun lontong yang disantap mendampingi daging kambing. Glukosa berlebihan ini akan sulit dicerna bersamaan dengan lemak, sehingga memicu naiknya tekanan darah.

3. Torpedo dan Daging Kambing Meningkatkan Libido

Dokter Ari Fahrial Syam dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, tidak sepenuhnya benar jika testis kambing maupun daging kambing setengah matang dapat meningkatkan hasrat seksual.

“Badan Anda memang terasa hangat setelah menyantap daging kambing. Dan itu berasal dari lemak daging yang ikut tercerna saat dimakan. Namun peningkatan gairah seksual disebabkan berbagai faktor, tidak hanya makanan,” jelasnya.

Cara Bikin Olahan Daging Kambing yang Sehat

Seperti daging merah lainnya, daging kambing sebetulnya mengandung protein hewani yang berfungsi sebagai zat pembangun sel-sel yang rusak dalam tubuh.

Agar tetap dapat menikmati olahan daging kambing dan memperoleh manfaatnya kalian harus menggunakan cara makan yang tepat. Yaitu sebagai berikut:

a. Sebaiknya menyantap daging kambing dalam porsi wajar. Sebab makan dalam porsi berlebih hanya akan menimbun lemak pada tubuh.

b. Cermat dalam memilih bagian daging yang dimakan. Tentunya daging kambing tanpa lemak lebih sehat untuk Anda konsumsi. Tidak ada salahnya juga menghindari organ dalam kambing seperti usus, paru, atau babat sebagai santapan.

c. Padu padankan daging kambing dengan sayur. Bila Anda memasak daging kambing menjadi sup yang dilengkapi sayur, tentunya lebih sehat dibanding olahan daging kambing dengan santan dan minyak serta digoreng

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:19 WIB

Lurah Cilangkap Galih Catur Prasetya.S.STP dan DSS Kota Depok tinjau mix Farming di Rusunawa Cilangkap Tapos,Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Senin, 1 Juni 2026 - 23:04 WIB

MI AL Hidayah Rawadenok Depok Adakan Kegiatan Goes To Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 1 Juni 2026 - 16:25 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 2 Jakarta Selatan Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terbaru

Berita

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:15 WIB