Milir (Bagian 1)

- Reporter

Sabtu, 22 Mei 2021 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Syamsul Yakin
Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok

Milir itu lawan mudik. Orang Parung Bingung Depok sejak abad lalu sudah melakukannya. Milir pada masa itu berarti berdagang pulang pergi atau menetap sementara waktu, kami menyebutnya tugur.

Berbeda dengan orang dari kampung Sawangan yang banyak milir dan tugur di Paseban Jatinegara, orang kampung Parung Bingung tugur dan bahkan bermigrasi ke Pasar Cikini.

Di Pasar Cikini sejumlah keluarga asal Parung Bingung berdagang buah, nasi, dan juga kopi. Sedangkan di Pasar Kaget Manggarai umumunya mereka berdagang palawija dan sayur-sayuran.

Bagi orang Parung Bingung yang milir dan tugur, Pasar Rumput adalah alternatif menjajakan dagangan apabila pembeli di Pasar Kaget Manggarai sepi. Mereka berjalan kaki dan memikul dagangan.

Yang menarik, generasi muda Parung Bingung hingga tahun 1990-an, masih ada yang mengikuti jejak langkah para pendahulunya. Saya dan adik saya pernah milir dan tugur berjualan kulit ketupat.

Itu kami lakukan menjelang hari raya Idul Fitri. Pertama-tama saya bersama rombongan pedagang dari Parung Bingung berdagang di Pasar Kaget Manggarai, dekat Bendungan Manggarai.

Sehari berikutnya, kami berpindah dengan menelusuri rel kereta api menuju Pasar Cikini. Di pasar ini harga satu kulit ketupat bisa saya jual 35 rupiah hingga 50 rupiah per buah, satu harga yang mahal saat itu.

(Sumber Photo : Republika)

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok
Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta
PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat
Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan
Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan

Jumat, 24 April 2026 - 12:08 WIB

Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu

Berita Terbaru

Berita Depok

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:04 WIB