Timbun Tabung Oksigen dan Dijual Ilegal, Pedagang India Ditangkap

- Reporter

Senin, 3 Mei 2021 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Saat ini India sedang dilanda covid-19. Banyaknya warga India yang terserang virus berbahaya ini hingga rumah sakit india tak memiliki ruang untuk pasien-pasiennya. Dengan banyaknya warga India yang terserang virus ini, banyak pula yang membutuhkan tabung oksigen untuk pasien yang sulit bernafas. Tetapi masih saja ada pedagang yang menimbun serta menjual tabung oksigen dengan cara ilegal.

Dilansir melakui Russia Today, Kepolisian India menemukan serta menyita tabung oksigen yang dijual secara ilegal oleh pedagang-pedagang India. Terdapat lebih dari 170 tabung saat polisi melakukan penggeledahan di Haryana dan 48 tabung di Delhi. Pedangang-pedangang tersebut akhirnya ditangkap oleh kepolisian india.

Oksigen sangat diperlukan saat ini di India, mengingat banyaknya warga yang terserang virus covid-19 mengalami kesulitan bernapas. Seperti yang dilansir India Today, terdapat 20 pasien meninggal akibat terbatasnya oksigen yang dimiliki.

Hal ini membuat pejabat Pemerintah India segera mengimpor tabung oksigen dan generator dari Thailand, Perancis, dan Jerman.

Kasus infeksi dan masalah produksi serta logistik menjadi sebab dari keterbatasan oksigen yang ada di Negara India. Serta minimnya pengawasan dari pemerintah India dalam pasokan oksigen.

 

Sumber: merdeka.com/Hari Ariyanti

Siti Zahwa N.A

Demi Maula C

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF
Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN
Beredar Isu Dalang di Balik Gencarnya Aksi Tiyo Ardianto: PDIP Gesit Menepis, tapi Ada Skandal Kepemilikan Fortuner
Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:10 WIB

Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mahfud MD Sebut Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Kejahatan Luar Biasa saat Banyak Anggaran Mengalir untuk BGN

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

Primago Consulting Hadirkan Workshop Spesial “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:39 WIB

Pagu Anggaran 2027 Rp270 Triliun, BGN Buka Peluang Siswa SMA Tak Mendapat MBG Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Nanik S Deyang Hindari Wartawan saat Ditanya Nasib Motor Listrik, Anas Urbaningrum: Sebaiknya Tidak Menghindar dari Pertanyaan Jurnalis

Berita Terbaru