Sekertariat Presiden Meresmikan Ruang Konservasi Benda Seni di Istana Kepresidenan

- Reporter

Jumat, 16 April 2021 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Sekertariat Presiden meresmikan ruang konservasi benda seni di Istana Kepresidenan, Kamis kemarin (15/4/2021). Menurut Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, peresmian ruang konservasi benda seni tersebut merupakan salah satu tugas Sekretariat Presiden untuk mengelola koleksi benda-benda seni Istana Kepresidenan.

“Kami resmikan bangunan restorasi dan konservasi ini untuk bisa merestorasi seluruh aset yang bernilai tak terhingga,” ujar Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (16/4/2021).

Koleksi benda seni di Istana Kepresidenan meliputi berbagai medium, seperti lukisan yang terbuat dari berbagai macam cat, seni keramik yang memiliki aneka ragam bentuk, serta benda seni fungsional, seperti guci, vas, dan teko.

“Hari ini kita berjuang sedikit demi sedikit ruangan ini telah berhasil untuk melakukan restorasi benda-benda seni nanti ada di sini, dan harapan kami di sini untuk ada Pak Sesmen (Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara) juga, harapan kami anggaran itu bisa kita tingkatkan,” ujar Heru.

Heru juga tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang turut memberikan dukungan.

“Kami terima kasih atas segala dukungannya sehingga acara ini dan terutama bangunan ini bisa berdiri dengan baik,” ucap Heru.

“Ruang konservasi ini telah dibangun dengan spesifikasi khusus artinya dari sisi pengaturan suhu, dari sisi keamanan, bahkan juga dari pencegahan seandainya ada bahaya kebakaran,” ujar Rika Kiswardani, Deputi Bidang Administrasi dan Pengelolaan Istana.

“Fungsi yang lain adalah untuk ruang konservasi atau ruang perawatan di mana di dalamnya juga ada laboratorium,” lanjutnya.

Terakhir, Rika berharap ruang konservasi benda seni tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal dan menambah wawasan terkait benda-benda seni.

“Insya Allah kami juga akan menggunakan ruang konservasi ini sebagai ajang edukasi,” ucap Rika.

 

Penulis: RR

Editor: SF

Berita Terkait

Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok
Kejar Pajak di Tengah Tantangan Warga, Petugas Penelusur Sumbang PAD Rp6,5 Miliar
DPUPR Depok Kerahkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Sampah di Kali Baru Timur
Rayakan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Pesta Seni dan Budaya Tiga Hari di Depok
Harhubnas 2026: Dishub Depok Perkuat Layanan Transportasi Publik dan Konektivitas
Mediasi Perselisihan Buruh Hotel Bumi Wiyata Masih Buntu, Pemkot Depok Siapkan Bantuan
Sediakan Ribuan Lowongan Kerja, Bursa Kerja Online Pemprov Jabar di Depok Tembus 18 Ribu Penonton
Pemprov Jabar Gelar Bursa Kerja Online di Depok, Buka Lebih dari 2.000 Lowongan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:02 WIB

DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi

Senin, 27 Juli 2026 - 08:05 WIB

Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12 WIB

Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terbaru