



Siarandepok.com – Himbauan Satgas Penangan Covid-19 kepada masyarakat untuk melakukan perubahan pada tradisi mudik lebaran, yakni melalui cara yang lebih aman salah satunya dengan melakukan silaturahmi secara virtual. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan jika mudik sesungguhnya tradisi yang baik di masyarakat Indonesia. Namun, aktivitas tersebut dirasa tidak pas selama pandemi karena adanya mobilitas.
“Pasti terjadi kerumunan, kedekatan antar keluarga itu pasti terjadi. Dan itu justru letak risiko terjadinya penularan,” ucap Koordinator Tim Pakar Satgas dalam diskusi virtual, Jumat (9/11).
Selain itu, Wiku meminta masyarakat untuk bisa memahaminya dengan cara memodifikasi tradisi mudik. Ia mengatakan, apabila ingin dekat dengan keluarga, komunikasi dapat dilakukan secara virtual.
“Kemudian kalau kita ingin membawa oleh-oleh kepada keluarga di kampung halaman, caranya sudah bisa dengan dikirim. Ongkos kirim ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.
Menurut juru bicara Satgas Covid-19 tersebut, cara-cara seperti itu dapat menjaga hubungan silaturahmi dengan keluarga sehingga dapat tetap terjaga.
“Rasa rindu, kangen, atau apapun, seperti tradisinya, tetap bisa dijalankan,” ujar Wiku.
(S)













