Lebaran Dilarang Mudik, Terminal Jatijajar Depok Akan Ditutup Mulai Tanggal 6-17 Mei

- Reporter

Senin, 12 April 2021 - 20:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Terkait larangan pulang kampung, Dadang Wihana, Kepala dinas Perhubungan Depok, mengatakan akan menghentikan sementara layanan bus Antar Kota (AKAP) dan Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Jatijajar 6-17 Mei 2021.

“Ini merupakan hasil rapat dalam forum Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai tindak lanjut dari kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat,” jelas Dadang Wihana di Depok (1/4/21).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar daerah, ataupun pulang kampung sebelum dan sesudah tanggal tersebut. Melihat hal tersebut, hingga saat ini pandemi Covid-19 belum tuntas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebijakan tersebut dikecualikan bagi penumpang yang dalam keadaan mendesak sebab layanan bus AKAP dan AKDP tetap disediakan. Layanan bus bagi warga yang terdesak dibuka di Terminal Pulo Gebang,” ujarnya.

Ia mengatakan jika ada kebutuhan yang mendesak bisa menggunakan layanan Terminal Pulo Gebang. Misalnya ada kematian keluarga atau kebutuhan mendesak lainnya.

Dadang menambahkan, pihaknya masih menunggu regulasi teknis dari pemerintah pusat. Ini termasuk peraturan adanya penyekatan atau pos pemeriksaan.

“Saya berharap warga Depok bisa memaklumi kondisi ini. Sebab, ini demi kebaikan bersama dalam mengendalikan penularan Covid-19,” katanya.

Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono mengimbau masyarakat, khususnya warga Depok, untuk menaati peraturan pemerintah pusat tentang larangan pulang kampung mulai 6-17 Mei 2021.

“Himbauan dari pemerintah harus dipatuhi demi menjaga keamanan dan kesahatan kita semua,” ujarnya.

Menurut dia, keputusan pemerintah pusat untuk melarang mudik lebaran merupakan keputusan yang tepat karena kegiatan pulang kampung dapat menyebabkan risiko penyebaran Covid-19 ke cluster baru.

“Jangan sampai nanti kita mudik malah klaster Covid-19 tumbuh lagi yang baru,” katanya.

Imam menambahkan, peraturan daerah tentang larangan pulang kampung tahun ini akan tetap melaksanakan keputusan pemerintah pusat. Pihaknya juga memberikan layanan sosialisasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

 

Penulis (DL)

Editor (RR)

<

Berita Terkait

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta
Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat
Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri
Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas
Keluarga Besar SDIT & SMPIT ARRAHMAN DEPOK 2024 Adakan TRIP Ke Pangandaran bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Senin, 8 Juli 2024 - 18:30

Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:19

Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:04

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….

Kamis, 4 Juli 2024 - 14:51

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:12

Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!

Berita Terbaru