Ini sebabnya Mengapa WHO Sebut Dunia akan Sulit Pulih dari COVID-19

- Reporter

Kamis, 4 Maret 2021 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Harapan baru bagi dunia untuk mengatasi pandemi corona adalah dengan vaksin COVID-19. Namun, kenyataannya vaksin ini tidak dapat langsung menyelesaikan masalah. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, kini tengah menggencarkan vaksinasi COVID-19, yang mana keadaan darurat pandemi membuat sebagian negara berlomba-lomba dalam mendapatkan vaksin.

Situasi ‘berebut’ vaksin seperti ini menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat mengancam program COVAX untuk memastikan negara-negara miskin dan berpenghasilan rendah mendapatkan vaksin COVID-19 secara adil. Dikarenakan tidak sedikit negara kaya yang secara agresif membuat kesepakatan langsung dengan perusahaan farmasi demi mendapatkan vaksin COVID-19.

Dikutip dari Reuters, Penasihat senior WHO, Bruce Award mengatakan, “Sekarang, tanpa ragu beberapa negara masih mengejar kesepakatan yang akan membahayakan pasokan COVAX.”

Supaya proses vaksinasi di seluruh dunia dapat berjalan beriringan, WHO pun telah meminta kepada para negara kaya untuk membagi vaksin COVID-19 secara adil. Namun, rencana COVAX untuk membagikan sebanyak 1,3 juta miliar dosis vaksin COVID-19 ke negara-negara miskin dan berkembang di tahun ini masih sangat lambat pendistribusiannya.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa dunia tidak akan pulih dari COVID-19 dalam waktu dekat tanpa adanya ketersediaan vaksin yang mencukupi apabila hal ini masih terus berlanjut.

“Kami tidak bisa mengalahkan COVID tanpa ekuitas vaksin dan dunia tidak akan pulih dalam waktu cepat tanpa ekuitas vaksin, ini jelas,” ungkap Tedros.

“Kami telah membuat kemajuan besar. Tapi kemajuan ini rapuh. Kami perlu mempercepat pasokan dan distribusi vaksin COVID-19. Namun, kami tidak dapat melakukannya jika beberapa negara terus mendekati produsen yang memproduksi vaksin yang diandalkan COVAX,” tutupnya.

 

Penulis: IMA

Editor: SF

Berita Terkait

Pemkot Depok Targetkan Penanganan Koridor Sawangan Tuntas pada 2028
Nagita Slavina Resmi Menjadi Presiden Persikad Depok
Proyek Jalan Alternatif Enggram–Pemuda Ditargetkan Rampung Desember 2026
Wali Kota Depok Resmikan Dimulainya Proyek Pelebaran Jalan Enggram–Jalan Pemuda di Sawangan
Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027
Perkuat Ketahanan Air Berkelanjutan, Universitas Terbuka Gelar Diseminasi dan FGD Bersama Stake Holder
Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok
1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:02 WIB

Pemkot Depok Targetkan Penanganan Koridor Sawangan Tuntas pada 2028

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:56 WIB

Nagita Slavina Resmi Menjadi Presiden Persikad Depok

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:04 WIB

Proyek Jalan Alternatif Enggram–Pemuda Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:58 WIB

Wali Kota Depok Resmikan Dimulainya Proyek Pelebaran Jalan Enggram–Jalan Pemuda di Sawangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:40 WIB

Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Mulai Dilebarkan, Supian Suri Targetkan Rampung Awal 2027

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27 WIB

Nagita Slavina Dikabarkan Akan Menjabat Presiden Klub Persikad Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:23 WIB

1.251 Lansia Ikuti Wisuda Sekolah Lansia Sayang EmaBaba di Depok

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:20 WIB

TPS 3R Jalan Jawa Beroperasi, Kurangi Sampah ke TPA Cipayung dengan Teknologi RDF

Berita Terbaru

Berita

Nagita Slavina Resmi Menjadi Presiden Persikad Depok

Jumat, 19 Jun 2026 - 10:56 WIB