Masyarakat Diminta untuk Waspada terhadap GeNose C19 yang Dijual Selain di Distributor Resmi

- Reporter

Rabu, 3 Februari 2021 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – GeNose C19, alat screening Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada telah mendapatkan izin edar dari pemerintah. Masyarakat-pun diminta untuk berhati-hati akan maraknya penjualan GeNose di sebuah e-commerce atau situs penjualan online.

“Di sana terlihat GeNose dijual dengan harga beragam. Ada yang Rp75 juta, Rp80 juta bahkan Rp90 juta,” ucap Dr. Hargo Utomo selaku Direktur Direktorat Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM.

Diungkapkan oleh Dr. Hargo Utomo jika harga eceran tertinggi GeNose mencapai Rp62 juta per unit. Harga tersebut belum termasuk pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harganya sudah ditentukan dan tidak diperbolehkan menjual di atas harga tersebut. Dan saat ini telah ada tiga distributor resmi GeNose C19 dan menyusul tiga distributor lainnya,” lanjutnya.

Produk GeNose saat ini belum diperjual belikan melalui e-commerce. Sehingga masyarakat diminta untuk waspada karena produk GeNose baru hanya dijual melalui distributor resmi.

“Selain itu pemasaran GeNose C19 saat ini diprioritaskan untuk penanggulangan COVID-19 pada layanan kesehatan, rumah sakit, layanan publik, pemerintahan, sekolah, pesantren, kampus dan perusahaan/industry. Dan dalam tahap ini belum diprioritaskan untuk skala rumah tangga atau perseorangan,” jelas Hargo.

Kementerian Kesehatan memang telah memberikan izin edar GeNose. Namun, perlu dicerna kembali informasi dengan benar jika GeNose adalah alat untuk screening dan tidak untuk mendeteksi virus secara langsung.

(SFP)

(DMC)

 

<

Berita Terkait

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Kepala DP2KBP3A: MKK Bukti Pengakuan Kinerja Pemkab Bandung
Momentum Hari Keluarga Nasional: Menko PMK Optimistis Angka Stunting Di Bawah 20 Persen, Perkawinan Anak Menurun, Perceraian Meningkat
“Rembug Stunting” Kota Bandung: Menuju Generasi Emas dengan Nol Kasus Stunting Baru
Sekda Herman Ajak Camat di Kabupaten Bogor Bergerak Progresif Wujudkan Jabar Zero New Stunting
BKKBN Mencatat Prestasi Terobosan dalam Program Pembangunan Keluarga dan Penurunan Stunting

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:02

Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng

Rabu, 17 Juli 2024 - 05:52

Ini dia rekor sejarah sepakbola dunia yang ditorehkan lamine yamal, Salah satunya pemain Termuda Dunia 

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:06

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:59

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Senin, 15 Juli 2024 - 11:10

Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:59

Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Berita Terbaru