PIK-R Merupakan Salah Satu Program Untuk Mengurangi Kenakalan Remaja di Kota Depok

- Reporter

Minggu, 27 Desember 2020 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com-Mohammad Idris meminta keterbukaan, transparansi atas survei organisasi perlindungan anak tingkat nasional, menemukan 93,7 persen siswi SMP dan SMA di Depok yang mengaku sudah tidak perawan lagi. Begitu pula dengan pernyataan anggota DPR di Komisi VIII dari Fraksi PKS yang menyebut kira-kira 70 persen siswi SMP di Depok tidak lagi perawan.

Menurutnya, hasil survei tersebut harus terbuka agar dapat menjadi acuan Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan perbaikan.

“Jika itu data lima tahun lalu dan sudah diumumkan, maka kami meminta keterbukaan survei agar Pemkot Depok dapat melakukan perbaikan” kata Mohammad Idris, Kamis (24/12/2020).

Dia menuturkan, Pemkot Depok selama ini sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah seks bebas di kalangan remaja. Seperti upaya preventif dengan mengedukasi remaja mengenai pengetahuan seks, apa dampak negatif yang didapat jika dilakukan bagi mereka yang belum menikah.

“Lewat Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), generasi muda diberikan edukasi agar terhindar dari kenakalan remaja dan aktivitas yang tidak bermanfaat. Salah satunya lewat program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R),” tuturnya.

Dikatakannya, PIK-R menjadi wadah berkarya dan pembinaan kepada generasi muda atau remaja. Hingga kini Kota Depok sudah memiliki 121 PIK-R yang berada di sekolah dan masyarakat.

“Dari PIK-R ini, para remaja berusia 10-24 tahun tersebut akan mendapatkan banyak ilmu, dan nantinya bergabung di Forum Genre,” jelasnya.

Forum Genre ini, sambung Mohammad Idris, melakukan banyak aktivitas untuk menjadikan remaja di Depok berkualitas. Mereka kepanjangan tangan DPAPMK mensosialisasikan program.

“Yang salah satu programnya agar remaja jauh dari sex bebas, pernikahan dini dan narkoba,” tandasnya.

 

Berita Terkait

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:27 WIB

Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:22 WIB

Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WIB

Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor

Sabtu, 19 September 2026 - 19:17 WIB

Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil

Sabtu, 19 September 2026 - 07:20 WIB

Pradi Supriatna Dorong KPID Jabar Perluas Literasi Media Hingga ke Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WIB

Sinergi Kodim 0508/Depok dan Pemkot Bersihkan Kawasan Pasar Kemiri

Sabtu, 19 September 2026 - 07:13 WIB

Jalan Raya Cipayung Depok Diberlakukan Sistem Buka Tutup hingga 5 November 2026

Berita Terbaru