Ada ‘Pocong’ Saat Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Cilegon

- Reporter

Rabu, 14 Oktober 2020 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Aksi demonstrasi menolak Undang – Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Gedung DPRD Cilegon, Banten. Puluhan massa aksi unjuk rasa dari elemen mahasiswa PMII Kota Cilegon mulai berdatangan sambil menyanyikan lagu perjuangan, Rabu,(14/10/2020) yang berbeda pada aksi ini adalah munculnya sesosok ‘pocong’. Pocong itu hadir ditengah massa sebagai simbol kematian dari hati nurani ara wakil rakyat.

Massa yang menggelar aksi longmarch dari Sekertariat PMII Kota Cilegon di Kelurahan Citangkil menuju Gedung DPRD Kota Cilegon mulai memenuhi gedung dewan sekira pukul 14.45 WIB, dan langsung berorasi menolak pengesahan UU Omnibus Law serta meminta seluruh anggota dewan Kota Cilegon untuk menyampaikan aspirasi warga Cilegon terkait UU kontroversial itu untuk dicabut.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa melakukan tetrikal Si ‘pocong’ yang tampak berdiri, kemudian tidur di dekat kertas bertulisan ‘Darah Dibalas Darah, Cinta Dibalas Cinta’ di tengah massa aksi.

“Kita mendorong DPRD Cilegon menolak UU omnibus law tersebut. Ketika memang Wakil Ketua DPRD telah sepakat untuk tanda tangan, tapi jangan dijadikan perjuangan akhir, kita akan berjuang sampai UU Cipta Kerja ini dibatalkan,” kata Ketua PC PMII Cilegon Edi Djunaedi kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).

Untuk mengamankan aksi unjuk rasa ini, polisi mengerahkan 70 personel di sekitar area Gedung DPRD Kota Cilegon. Sementara untuk lalu lintas dari Simpang Tiga Cilegon menuju Merak, dialihkan ke belakang DPRD lalu tembus ke Lampu Merah ADB. Sebaliknya, dari arah Merak dialihkan ke belakang Pemkot Cilegon menuju Landmark Simpang Tiga Cilegon.

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk
2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu
Iran Menggila! Tembaki dan Sita Kapal yang Coba Keluar Selat Hormuz

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB