Rektor Institut Tazkia Hadiri Pembukaan Simposium Cendekiawan Kelas Dunia

- Reporter

Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Hari ini (19/8/2019) dibuka secara resmi Simposium Cendekiawan Kelas Dunia (SCKD) oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jl. Veteran, Jakarta.

Pihak Humas Institut Tazkia mengatakan bahwa Rektor Institut, Murniati Mukhlisin mengikuti acara ini dikarenakan pernah masuk database sebagai Cendekiawan Kelas Dunia semasa berkiprah di Inggris.

Murniati pernah menjadi dosen dan peneliti di University of Essex, Colchester, UK tahun 2015-2017. Saat itu dia mengembangkan modul akuntansi dan keuangan syariah yang banyak diminati oleh mahasiswa dari berbagai negara. Dia juga menjadi pembimbing dan penguji mahasiswa baik S2 maupun S3 dalam bidang akuntansi dan keuangan syariah di Inggris dan Australia.

Murniati memutuskan untuk pulang ke tanah air pada tahun 2017 untuk kembali mengembangkan Kampus Tazkia yang memang sudah diasuhnya sejak awak pendirian kampus tersebut. Dia bersama pakar keuangan dan bisnis syariah lainnya yaitu Muhammad Syafii Antonio, Ade Ruhyana, Agus Haryadi, Mukhamad Yasid dan Mirna Rafki membesarkan kampus yang tadinya berawal dengan 25 mahasiswa sekarang telah meluluskan 2259 orang dan memiliki 2003 mahasiswa aktif di bidang ekonomi, bisnis, hukum dan pendidikan syariah.

Murniati menyampaikan bahwa dia banyak belajar dari kampus University of Glasgow dimana dia menyelesaikan S3 di bidang Akuntansi Syariah bagaimana tentang proses pembelajaran yang sangat sistematis.

Dan juga di University of Essex dimana dia sempat menjadi dosen dan peneliti tentang pengembangan kurikulum, kedisiplinan dalam mengajar, menjalankan riset dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak.

Pengalaman itulah kemudian dia bagi di Kampus Tazkia dan di berbagai kesempatan di kampus lain.

Murniati mengikuti program 5000 Doktor yang dikelola oleh Pendidikan Tinggi Agama Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia dan berhasil lulus S3 kurang dari tiga tahun. Dia berharap makin banyak dosen – dosen muda disekolahkan ke luar negeri dan menimba pengalaman riset di sana yang kemudian dibawa ke tanah air untuk membantu memperbaiki sistem pendidikan di sini.
(Humas Tazkia Institut)

Berita Terkait

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
Gerakan Pangan Murah di Grogol Depok Disambut Antusias Warga
Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota
HUT ke-81 RI, Supian Suri Ajak Forkopimda Depok Isi Kemerdekaan dengan Pelayanan Terbaik
Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan
Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Gerakan Pangan Murah di Grogol Depok Disambut Antusias Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Perkuat Pelayanan Warga, Kelurahan Boponter Serahkan Tiga Ambulance Ke RW

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Sambut Kapolres Baru, PCNU Kota Depok Perkuat Sinergi Ulama dan Kepolisian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, PNJ Pasang Empat Kamera CCTV di Beji Timur

Berita Terbaru