
SIARANDEPOK.COM — Pertandingan sengit antara Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Malaysia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (28/9/2026) malam, berakhir dengan skor imbang 0-0. Meski bermain tanpa gol, perjuangan keras para pemain asuhan pelatih John Herdman tersebut tetap mendapat apresiasi tinggi dari para pecinta sepak bola tanah air.
Atmosfer kemeriahan tak hanya terasa di dalam stadion, tetapi juga menyeruak di halaman Kantor Kelurahan Sawangan, Kota Depok. Disadur dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, pihak kelurahan menggelar acara nonton bareng (nobar) yang dihadiri oleh lurah, pengurus LPM, RW, RT, Linmas, hingga tokoh masyarakat dan warga setempat.
Lurah Sawangan, Fahrudin Ali Ahmad, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan kali kedua pihaknya memfasilitasi warga untuk mendukung skuad Garuda. Sebelumnya, pihak kelurahan juga sukses melangsungkan kegiatan serupa saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Singapura.
Sorak-sorai penonton di halaman kantor kelurahan sempat pecah pada menit keempat saat Justin Hubner melesakkan bola ke gawang lawan. Namun, kegembiraan tersebut seketika sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena menilai telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Ketegangan makin bertambah ketika gelandang Timnas, Thom Haye, dijatuhi kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap pemain Malaysia, Arif Aiman. Alhasil, Timnas Indonesia harus melakoni sisa laga dengan hanya berkekuatan 10 pemain hingga peluit panjang dibunyikan.
Kendati harus puas dengan hasil imbang dan berjuang dengan keterbatasan jumlah pemain, warga Sawangan menegaskan komitmen mereka untuk terus berdiri di belakang Timnas Indonesia. Lurah yang akrab disapa Are ini menegaskan bahwa kalah atau menang, dukungan masyarakat Sawangan bagi laga-laga Garuda selanjutnya tidak akan pernah surut.














