
SIARANDEPOK.COM – Sekitar 100 peserta hasil pelatihan kerja tahun 2025 telah diberangkatkan ke Jepang melalui sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Para peserta mengikuti program magang di berbagai bidang, mulai dari perhotelan hingga manufaktur.
Narasumber menyebut, sejumlah LPK yang bekerja sama dalam program pelatihan pada 2025 di antaranya Koba Merah Jepang dan Aichi Trend Center. Peserta kemudian diberangkatkan secara bertahap pada 2026.
“LPK yang tahun 2025 kerja sama sama kami ada Koba Merah Jepang, ada Aichi Trend Center,” ujar narasumber.
Hingga saat ini, sekitar 80 peserta telah diberangkatkan secara resmi melalui kegiatan yang digelar di Balai Kota. Namun, jika ditambah dengan peserta yang diberangkatkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), jumlahnya dapat mencapai sekitar 100 orang.
“Kalau misalnya dihitung dengan pemberangkatan dari Disnaker bisa sampai 100,” katanya.
Peserta Magang Ditempatkan di Berbagai Bidang
Para peserta tidak hanya ditempatkan pada satu sektor pekerjaan. Bidang magang yang tersedia cukup beragam, menyesuaikan dengan pembinaan dan program masing-masing peserta.
Beberapa bidang tersebut meliputi perhotelan, manufaktur, pengolahan makanan, perkebunan, dan konstruksi.
“Ada hotel, ada pengolahan makanan, ada perkebunan, ada konstruksi,” ujarnya.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga memiliki peluang untuk melanjutkan karier setelah menyelesaikan masa magang.
Berdasarkan pengalaman peserta yang telah berangkat sebelumnya, sejumlah peserta disebut merasa nyaman selama berada di Jepang. Setelah menyelesaikan masa magang yang umumnya berlangsung selama tiga tahun, terdapat peluang bagi mereka untuk melanjutkan bekerja sebagai pekerja tetap.
“Setelah itu ada yang kemudian menjadi pekerja tetap di sana, peluangnya cukup besar,” katanya.
Menurutnya, pengalaman selama berada di Jepang juga dapat membuka kesempatan lain bagi peserta untuk mencari bidang pekerjaan berbeda setelah masa magang berakhir.
“Mereka melihat peluang lainnya dan itu juga sangat besar peluangnya ketika mereka mencari bidang lainnya, lalu melamar dan bekerja setelah selesai magang,” tuturnya.
Program tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus melihat peluang karier di Jepang setelah menyelesaikan masa magang.















