Semangat Kemerdekaan Indonesia, Semangat Kemenangan Melawan Hoax

- Reporter

Kamis, 15 Agustus 2019 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rendi Kusuma

Tidak ada yang tampak begitu mengganggu di dunia saat ini ketimbang masalah perkembangan manusia. Sejak awal masyarakat terbentuk, mereka berjuang dengan lingkungannya, agar sesuai dengan caranya hidup. Oleh karena itu, periode pembabakan sejarah, karena mereka mempengaruhi transformasi kehidupan manusia, seperti Zaman batu, Zaman Besi, dll, merupakan bentuk indikasi perkembangan yang telah terjadi dalam kehidupan manusia semenjak jutaan tahun yang lalu.

Di dunia kontemporer, masalah perkembangan manusia tetap mengkhawatirkan, terutama di beberapa negara Dunia Ketiga di Afrika, Asia, dan Amerika Latin.

Pasca kemerdekaan, Indonesia menunjukkan bahwa ia ingin berkembang seperti negara lain di dunia. Hal ini cukup mewakili mengapa masalah utama yang mendominasi pikiran kepemimpinan negeri ini adalah pembangunan bangsa. Hal ini dikarenakan lebih banyak masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dan miskin sehingga dapat dipahami bahwa penciptaan kekayaan, melalui penyediaan infrastruktur yang efisien, perubahan cepat dalam contoh sistem sosial, pendidikan dan kesehatan, dan promosi metode produksi baru dan pertukaran akan dapat dikategorikan sebagai pembangunan total.

Namun, ada satu pertanyaan yang mengusik, mungkinkah keberlanjutan pembangunan nadional di Indonesia dapat berjalan dengan mulus jika rakyatnya terpecah-belah karena termakan hoax dan menjadi beberapa kubu yang saling berselisih? Jawaban yang paling masuk akal untuk pertanyaan tersebut adalah tidak.

Masyarakat merupakan komponen utama dalam suatu negara dan jika komponen utama ini tidak terdidik yang ada hanya kehancuran terus menjadi kuda troya para politikus yang hobby menebar hoax dan ambisius hanya ingin kekuasaan tapi tidsk mau kerja keras dan mencintai rakyatnya. Mustahil suatu negara yang masyarakatnya saling berkelahi mampu mewujudkan pembangunan nasional secara total dan teratur.

Masyarakat merupakan komponen utama dalam suatu negara dan jika komponen utama ini saling berselisih yang ada hanya kehancuran nasional. Sejarah sudah membuktikan hal ini. Dalam banyak peradaban di masa lampau, negara yang masyarakatnya tidak dapat bersatu akan hancur atau dikuasai peradaban lain yang lebih maju.

Hoax disebar karena memiliki motivasi untuk membuat masyakat tidak optimis dan mendelegitimasi hasil hasil pembangunan, maka.hoax harus di lawan dan masyarakat tetap gunakan hak pilihnya demi keberlanjutan pembangunan nasional melalui pemilu yang damai dan berkualitas dan tetap terjaganya persatuan bangsa.

Mari kita sukseskan keberlanjutan Kepemimpinan nasional untuk suksesnya keberlanjutan pembangunan. Itulah mengapa kita harus bersatu, khususnya dalam rangka kemerdekaan Indonesia ke-74 ini agar berjalan dengan damai dan bermartabat supaya keberlanjutan pembangunan nasional nantinya dapat berjalan dengan baik.

Untuk itu mari kita lawan hoax dan gunakan sosial media dengan cerdas untuk pemilu berkualitas demi suksesnya keberlanjutan pembangunan nasional yang saat ini gencar dilaksanakan.

*Penulis adalah Mahasiswa Universitas Paramadina Jakarta

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB