Makna Hakiki Idul Fitri

- Reporter

Selasa, 4 Juni 2019 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Syamsul Yakin

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar Parung Bingung Kota Depok

Idul Fitri tidak identik dengan lebaran. Lebaran dengan semua tradisinya pasti berlalu. Tetapi Idul Fitri dengan makna hakikinya sedianya terus menjadi cermin bagi perbuatan dan perilaku kita sepanjang tahun.

Motivasi lebaran dipacu untuk memuaskan apsek fisikal yang dangkal. Sedangkan kerinduan akan Idul Fitri dipicu karena manusia sadar akan eksistensinya: dari mana berasal, untuk apa diciptakan, dan akan ke mana kelak. Bila lebaran bersimbolkan pakaian dunia yang serba baru, maka Idul Fitri berbalutkan pakaian ukhrawi yang serba otentik.

Lebaran dinantikan oleh mereka yang menekankan aspek kemeriahan dan kemegahan palsu dan serba menipu. Idul Fitri dinantikan oleh mereka yang selalu mengheningkan cipta, melakukan perenungan, dan peningkatan iman yang dibuktikan dengan kesepadanan antara porsi spiritual dan material serta antara saleh secara ritual dan sosial.

Tegasnya, bila selepas Ramadhan, hati kita belum juga sudi menengok dan berpihak pada keadilan, kebenaran, kedamaian, persatuan, kemakmuran untuk semua berarti kita belum ber-Idul Fitri.

Karena kita gagal menyingkap tabir kemanusiaan dan ketuhanan. Kita tidak memiliki kepekaan terhadap seluruh eksistensi diri.

Allah SWT berpesan untuk kita renungi: “Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan baginya di dunia, dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya satu bagian pun di akhirat” (QS. al-Syuura/42: 42).

Dalam bahasa kita, ayat di atas bisa kita maknai: Bila di penghujung Ramadhan ini, kita memotivasi diri untuk terus-menerus meningkatkan intensitas hablumminallaah dan hablumminanaas agar menggapai nilai hakiki Idul Fitri, maka kegembiraan lebaran juga akan kita dapatkan.

Namun, bila lebaran adalah tujuan terakhir dari puasa hingga kita sibuk mempersiapkannya, bisa dipastikan kita akan mendapatkan kemeriahan dan kemegahan lebaran itu saja dan tidak ada sedikitpun kesucian Idul Fitri pada diri kita.

Saudaraku, mari kita maknai semua momentum keagamaan dan kemasyarakatan dengan menyibak hakikatnya. Idul Fitri adalah hari di mana hati “merayakan” kembali kesuciannya. Fithrah manusia adalah suci-bersih. Kedatangan Idul Fitri yang  didahului oleh “hari-hari pembakaran” dan tapabrata.

Ramadhan harus kita pertahankan. Allah sendiri menetapkan bahwa manusia identik dengan kesuciaan bila kita dapat terus menjaganya.

Allah pertegas hal itu dalam bahasa puitis al-Qur’an:

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fithrah Allah yang telah menciptkan fithrah manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. al-Ruum/30: 30).

Kalimat terakhir ayat di atas membuat kita khawatir. Apakah kita selama ini termasuk orang yang memahami Kehendak Allah melalui bimbingan al-Qur’an dan Sunnah? Ataukah kita beragama sesuai selera kita, sehingga secara tidak sadar sebenarnya kita hanya  mengikuti “agama” yang kita ciptakan sendiri?

Menjelang hari kemenangan penuh kesuciaan, mari kita berkaca diri. Kita gugat model keberagamaan kita selama ini. Kita hancurkan doktrin-kaku yang membatu dan tanpa dasar.

Agama berperan untuk mengarahkan manusia mengembalikan kesuciannya, bukan mengekalkan kenikmatan duniawi yang serba meriah, mewah dan megah.

 

Berita Terkait

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031
LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok
Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum
Santri Ke Depan Harus Kuat Agamanya
Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:58 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Ratusan Santri Ikuti Kirab Santri 2026 di Depok, Tempuh Rute 1,3 Kilometer

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:28 WIB

40 Tahun Fasilkom UI: Menatap Masa Depan Etika & Tata Kelola AI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.

Berita Terbaru

Lurah Mampang, Darmawansyah didampingi staf kelurahan menyerahkan surat imbauan pengurusan izin PBG kepada SPPG Mampang 2, pekan lalu. (Foto: dok. Kelurahan Mampang)

Berita Depok

Lurah Mampang Minta 6 SPPG Segera Lengkapi Izin PBG

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Lurah Beji, Samsu Sadikin. (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Hari Santri Nasional 2026: Pesan Lurah Beji untuk Generasi Muda

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:59 WIB

Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 dipimpin oleh Wali Kota Depok, Supian Suri pada Kamis (22/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Ratusan Santri di Depok Ikuti Apel HSN 2026 dengan Khidmat

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:43 WIB

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, bersilaturahmi ke kantor Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol Raden M. Tohir Hendarsyah, pada Rabu (21/10/26). (Dok. Humas Polres Metro Depok)

Berita Depok

Gempur Narkoba, Polres Depok dan BNN Makin Solid

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:38 WIB