

Siarandepok.com – Pemilu efek dan jelang ramadan bahan-bahan bumbu dapur merangkak naik. Kenaikannya tidak main-main, cabe rawit, bawang putih, dan tomat naik hingga 75 – 90 persen, di sejumlah pasar tradisional di Kota Depok.
Pedagang bumbu dapur di Pasar Kemirimuka, Leo mengatakan, harga kenaikan masih sama. Namun beda di sini kenaikan harga masih bertengger meski Pemilu sudah berakhir.
“Dampaknya ke dagangan menjadi sepi. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda turun. Pokonya secepatnya biar stabil dan normal kembail, mohon sekali kepada Pemerintah,” keluh Leo.
Menurutnya, harga bawang merah sebelumnya Rp25 ribu per kilo, sekarang menjadi Rp45 ribu per kilonya. Bawang putih sebelumnya Rp30 ribu per kilo, kini Rp55 ribu per kilonya. Sedangkan cabe rawit kini Rp35 ribu per kilonya.
Pria yang sudah berjualan 10 tahun bumbu dapur ini, berharap ada langkah cepat dari pemerintah. Sebab, dia khawatir gulung tikar akan mengancam. Mengingat, tak lama lagi juga akan ramadan. Sudah pasti bahan-bahan bumbu dapur akan naik juga.
“Jika kenaikan terjadi dalam waktu lama, pembeli juga merasa terbebani dengan kenaikan harga yang terjadi sebelum perhelatan Pemilu,” katanya.
Terpisah, Pedagang bumbu dapur di Pasar Agung, Untung mengaku, kenaikan tidak terlalu besar. Cabe rawit menjadi Rp30 ribu perkilonya, sebelumya Rp24 ribu perkilo. Bawang merah yang tadinya Rp25 ribu menjadi Rp28 ribu per kilonya, dan bawang putih dari Rp30 ribu jadi Rp33 ribu per kilonya.
Kenaikan tersebut, kata dia masih wajar. Kenaikan yang paling hebat itu pada saat pemilu. Satu minggu sebelum menjelang pesta akbar demokrasi pada 17 April lalu. Meski tak berlangsung lama, kenaikan memang fantastis.
“Buktinya, cabe rawit menjadi Rp60 ribu pervkilonya, sebelumya Rp24 ribu pervkilo. Ini karena nggak ada yang mau nganter pada nyoblos, itu mulai susah pokonya seminggu sebelum pemilu,” jelas pedagang asal Pemalang Jawa Tengah ini.
Saat ini, lanjutnya pembeli masih sedikit ramai. Tapi, dia memprediksi jelang ramadan nanti kemungkinan harga akan naik lagi.
“Mudah-mudahan kenaikannya tidak besar. Sebab, sangat berdampak pada kami,” terangnya.
Menimpali kenaikan harga tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok, Kania Parwanti mengaku, bahwa ada kenaikan harga bawang putih dan cabe merah. Namun kedua bahan pokok tersebut masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) se-Jawa Barat.
“Alhamdulillah semuanya masih stabil baik harganya dan pasokan kebutuhan bahan pokok menjelang puasa di semua pasar di Kota Depok,” tegas Kania.
Penulis: Ardiansyah Septian
Editor: Faisal Nur Fatullah
















