Atribut Kampanye di Depok Dibersihkan saat Masuk Masa Tenang

- Reporter

Senin, 15 April 2019 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Setelah para calon habis-habisan kampanye untuk pemilu mendatang, kini Minggu (15/4) sudah masuk ke dalam masa tenang. Masa tenang artinya semua atribut kampanye harus dibersihkan oleh tim gabungan Satpol PP, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok.

“Kami mencopot dan membersihkan seluruh atribut kampanye baik partai maupun calon legislatif yang dipasang di pinggir jalan,” kata Asisten Hukum dan Kesejahteraan Sosial Kota Depok, Sri Utomo.

Untuk membersihkan spanduk, poster, dan baliho peserta Pemilu di Kota Depok memang tidak cukup sehari. Perlu waktu dua atau tiga hari karena begitu banyak dan dipasang tidak hanya di pinggir jalan tapi di tempat yang sulit untuk dibersihkan.

Namun Teo, warga Depok Lama, menilai pencopotan atau pembersihan atribut kampanye terkesan hanya yang mudah mudah saja dipasang. Sedangkan yang sulit untuk dilepas dibiarkan saja.

“Tapi atribut yang besar seperti baliho dan spanduk besar di pinggir jalan masih banyak berdiri,” ujarnya.

Ia menunjuk alat kampanye itu masih terlihat di Jalan Raya Tole Iskandar dekat perumahan Bela Casa, Jalan Raya Caringin, Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Pramuka, Jala Raya Limo, Jalan Raya Tanah Baru, Jalan Raya Kukusan, Jalan Raya Citayam, Jalan Raya Cipayung, Jalan Raya Tapos, dan Jalan Raya Bogor.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026
JUMAT BERKAH BERSAMA KSM, KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA
BERIKAN KULIAH BAGI 2.000 MAHASISWA UIN, MENDUKBANGGA WIHAJI TEKANKAN PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM INVESTASI SDM
Trump Ngamuk! Iran Tarik ‘Tarif Tol’ di Selat Hormuz, Sebut Langgar Gencatan Senjata
Saksi Ungkap Tradisi ‘Duit Setan’ di Kemnaker: Diperas Sejak 2001, Melawan Malah Dimarahi Pejabat
Berita Perang Iran Terbaru: Ringkasan Gencatan Senjata AS-Iran ‎
Cuma Sebulan, TNI Selesaikan Penyidikan Kasus Air Keras Andrie Yunus
Besok, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dilaporkan ke Bareskrim karena Diduga Ingin Gulingkan Prabowo ‎

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:45 WIB

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026

Jumat, 10 April 2026 - 13:19 WIB

JUMAT BERKAH BERSAMA KSM, KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA

Jumat, 10 April 2026 - 11:07 WIB

BERIKAN KULIAH BAGI 2.000 MAHASISWA UIN, MENDUKBANGGA WIHAJI TEKANKAN PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM INVESTASI SDM

Jumat, 10 April 2026 - 11:03 WIB

Trump Ngamuk! Iran Tarik ‘Tarif Tol’ di Selat Hormuz, Sebut Langgar Gencatan Senjata

Jumat, 10 April 2026 - 10:59 WIB

Saksi Ungkap Tradisi ‘Duit Setan’ di Kemnaker: Diperas Sejak 2001, Melawan Malah Dimarahi Pejabat

Jumat, 10 April 2026 - 10:48 WIB

Cuma Sebulan, TNI Selesaikan Penyidikan Kasus Air Keras Andrie Yunus

Jumat, 10 April 2026 - 10:46 WIB

Besok, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dilaporkan ke Bareskrim karena Diduga Ingin Gulingkan Prabowo ‎

Jumat, 10 April 2026 - 10:42 WIB

Semarak HUT ke-27 Depok, Opsih PUPR Sulap Bukit Novo–Jembatan Panus Jadi Bersih dan Asri

Berita Terbaru

Berita Depok

JUMAT BERKAH BERSAMA KSM, KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA

Jumat, 10 Apr 2026 - 13:19 WIB