oleh

Pro-Kontra Rute MRT

 

 

Siarandepok.com – Keberadaan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang berada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan nyatanya menuai pro dan kontra bagi Pemerintah Kota Depok. Permasalahannya terjadi di moda angkutan dari Depok menuju stasiun MRT yang belum ada kesepakatan antara Dinas Perhubungan Kota Depok dengan Badan  Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana menginginkan Transjakarta bekerja sama dengan operator bus pengembang lokal Depok, Deborah agar tidak terbentuk konflik lantaran rutenya yang sama.

“Rute itu (Depok-Lebak Bulus) sudah dilewati oleh pengembang dalam kota untuk bus Sedang dengan rute Terminal Terpadu-Juanda-Jatijajar. Kita menyambut baik kalau Transjakarta dapat melalui Depok hanya saja perlu ada yang disepakati terkait Rute Transjakarta tersebut,” kata Dadang.

Terdapat dugaan bahwa Dishub Depok menolak bus Transjakarta beroperasi melayani dari Terminal Jatijajar ke Stasiun MRT Lebak Bulus. Dadang pun langsung membantahnya, dan akan melanjutkan diskusi panjang ini dengan BPTJ.

“Depok bukan tidak mengizinkan tapi ada beberapa hal yang belum disepakati. Yang ada, Transjakarta belum tuntas diskusinya dengan Depok,” tuturnya.

Namun dirinya tetap berharap bahwa BPTJ dapat mengindahkan usulan dari Pemkot Depok, untuk menggandeng Bus Deborah menjadi moda angkutan menuju Stasiun MRT Lebak Bulus.

“Kita ingin Transjakarta bisa menggandeng perusahaan lokal Depok yang sudah beroperasi sehingga bisa sinergi. Ketika secara mekanisme di Transjakarta bisa, mereka harus dicarikan alternatif, jadi diskusinya tidak stuck di situ,” tegas Dadang.

Terpisah, Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengungkapkan, pihaknya terpaksa hanya mengoperasikan Transjakarta sampai Universitas Indonesia (UI). Karena Pemkot Depok masih bersikukuh menginginkan Pemprov DKI Jakarta untuk memberdayakan operator bus lokal Depok.

“Pilihannya bus Debora, tetapi kan itu harus ada standar pelayanan minimal (SPM) yang dipenuhi, busnya harus laik dan harus mengikuti prosedur untuk masuk ke lelang,” ungkapnya.

Pihaknya berharap bahwa Pemkot Depok mau mengalah, supaya warga Depok dapat terlayani menggunakan MRT. “Sebisa mungkin kami layani dengan rute yang ada,” tukasnya.

Penulis : Ardiansyah Septian

Editor : Muthia Dewi Safira

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru