PSSI Punya Banyak Hutang dan Tak Tahu Kapan Bisa Melunasinya

- Reporter

Jumat, 5 April 2019 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – PSSI tampaknya benar-benar sedang kesulitan anggaran. Mundur dari Piala AFF U-15 putri, PSSI juga menyimpan utang kepada kepada klub-klub Liga 3 dan pihak lain.

Utang PSSI itu berupa hadiah kepada kepada juara dan runner-up Liga 3 2018, Persik Kediri dan PSCS Cilacap. Utang itu sudah ditagih sejak 22 Maret atau tiga bulan sejak laga final dimainkan.

Kabar tunggakan hadiah oleh PSSI kepada Persik dan PSCS itu kembali mengemuka di media sosial belakangan ini. PSSI belum menyerahkan hadiah tersebut hingga kini.

Sebagai juara, Persik seharusnya mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 300 juta. Tak hanya hadiah juara, uang untuk topskor dan pemain terbaik, masing-masing sebesar Rp 15 juta, juga belum diterima.

Nasib serupa dialami runner-up PSCS Cilacap. Tim berjuluk Laskar Nusakambangan itu dijanjikan hadiah senilai Rp 150 juta. Uang hadiah itu juga belum cair.

Belakangan, PSSI juga diketahui masih memiliki utang kepada promotor NineSport senilai Rp 2,1 miliar. Utang itu belum dibayar sejak 2014, yang ketika itu digunakan untuk membiayai program Timnas Indonesia U-19, saat persiapan menuju Piala AFF U-19 2014.

Ketika dikonfirmasi, Anggota Komite Eksekutif PSSI Dirk Soplanit tak mau memberikan jawaban. Dia melempar masalah tersebut kepada Sekjen PSSI yang mengurus masalah keuangan.

“Kalau masalah itu silakan tanya sekjen, dia yang mengatur keluar masuknya uang,” ujarnya, Jumat (5/4/2019).

Sementara itu, Tisha belum memberikan pernyataan apapun hingga saat ini, meskipun telah dihubungi sejak pagi.

Direktur Media PSSI, Gatot Widakdo, menyebut belum ada perkembangan terkait masalah utang tersebut. PSSI sedang berupaya melunasi semua tunggakan tersebut.

“Belum ada (update) masih sama dan (PSSI) akan mengupayakan,” kata Gatot

 

 

 

Berita Terkait

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026
SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah
Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026
SMP Pasar Minggu Jakarta Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga
Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:03 WIB

Konstruksi Rumah Kreatif Anak Istimewa Depok Dimulai Awal Juli 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:39 WIB

Family Gathering Ar-Rahman Islamic School Ke Ciwidey Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:35 WIB

Tegakkan Perda KTR, Pemkot Depok Perkuat Pengawasan Mulai dari Internal Pemerintah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:31 WIB

Progres Pembangunan DOS III Depok Capai 40 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:46 WIB

Himpun Dana Rp13 Miliar, LAZISNU Depok Berhasil Bantu Jangkau 60 Ribu Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:45 WIB

Sinergi UIII dan Kecamatan Sukmajaya Hijaukan Sempadan Kali Cijantung dengan Ratusan Pohon

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25 WIB

Pemkot Depok Kaji Ulang Penerapan UHC, Utamakan Bantuan Kesehatan Tepat Sasaran

Berita Terbaru