Diduga di Kanwil Kemenag Jawa Barat Tarif Jadi Kepala Depag Rp 500 juta

- Reporter

Jumat, 29 Maret 2019 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Dugaan terjadinya jual beli jabatan tak hanya terjadi di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim pasca OTT Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy (Rommy) oleh KPK.

Jual beli jabatan juga diduga terjadi di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar.

Tidak hanya promosi jabatan Kepala Kemenag Kota maupun Kabupaten, juga hingga pengangkatan kepala seksi (kasi). Bahkan pengukuhan kepala KUA tak luput dari setoran.

Ingin jadi kepala madrasah di lingkungan Kemenag, mulai dari kepala MI, MTs hingga MA juga tidak gratisan.

Sasaran yang dimutasi juga bukan karena pertimbangan profesional, tapi diduga lebih ke faktor “manut” tidaknya pejabat kepada kepala Kanwil.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jabar, Rabu (20/3/2019), menyebutkan, praktik jual beli sudah berlangsung bertahun-tahun.

Jual beli jabatan kepala Kemenag Kota/Kabupaten misalnya ditarif sekitar Rp 300 juta.

Lalu setelah memasuki tahun 2016 naik menjadi rata-rata Rp 500 juta.

“Para kepala Kemenag Kota/Kabupaten yang diduga kuat terkena tarif sebesar Rp 500 juta itu, di antaranya di Subang, Purwakarta, Kabupaten Cirebon, Depok, Bekasi, Kabupaten Sukabumi, Kuningan dan Indramayu,” kata sumber di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar.

Pengangkatan kasi di lingkungan kantor Kemenag Kota/Kabupaten ditarif antara Rp 100-200 juta tergantung “basah” tidaknya seksi yang ditempati.

Tarif Rp 50-100 juta dikenakan dalam pengangkatan kepala MI, MTs dan MA. Tapi khusus sekolah negeri.

“Yang lucu dan sebenarnya miris adalah pengukuhan kepala KUA juga tidak luput dari adanya tarif. Pada sebuah kesempatan ada pengukuhan 300 kepala KUA dengan tarif Rp 10 juta per kepala, hingga total penghimpunan dananya mencapai Rp 3 miliar,” kata sumber tersebut.

Disebutkan pula, jika kepala Kemenag Kota/Kabupaten ingin dirotasi mesti bayar Rp 50-100 juta.

Sikap tidak profesional dan proporsional juga dilakukan pihak Kanwil Jabar dalam hal mutasi dan rotasi.

Di Cianjur, Sumedang dan Pangandaran ada pengangkatan kepala Kemenag dengan pejabat yang bermasalah. Tidak hanya soal administrasi tapi juga disiplin.

“Sementara sejumlah sosok senior yang layak jadi kepala Kemenag malah terpinggirkan gara-gara tidak sejalan dengan pihak Kanwil.

Yang tidak sejalan pun ada yang dinonjobkan. Seperti di Purwakarta, dinonjobkan tapi ditarik menjadi karyawan Pemkab dengan jabatan yang proporsional karena memang kinerjanya bagus,” ujar sumber itu.

* Mulai 2016, naik jadi Rp 500 juta

* Untuk kepala madrasah dikenakan Rp 50 juta-Rp 100 juta

* Pegawai senior yang layak jadi kepala malah dipinggirkan

* Pengukuhan Kepala KUA ditari per orang Rp 10 juta

Lebih lanjut diungkapkan, praktik jual beli di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar ini diduga ada keterkaitan dengan sosok Rommy yang menggunakan orang partai bernama Aria.

“Sosok Aria inilah yang diduga menjadi kaki tangan Rommy di Kanwil Kemenag Jabar,” katanya.

Informasi terakhir yang diterima sumber itu, menyebutkan, kepala Kanwil Kemenag Jabar akan dipromosikan menjadi pejabat di biro kepegawaian kantor Kemenag.

“Dia diduga kuat dan bukan rahasia lagi adalah orangnya Rommy. Jadi Kakanwil saja sudah lima tahun. Padahal normatifnya yang terjadi saat ini dua tahun paling lama sudah dipindah. Itu karena didiga kuat setorannya bagus,” ujarnya

Sumber : Tribun Jabar

 

Berita Terkait

Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Perkuat Branding & Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui Amazing Build Fest 2 di MARGOCITY
PT AMBPI Perkuat Kedekatan dengan Pelanggan melalui AMazing Build Fest #2 di MARGOCITY
Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat
Di Kementerian Ekonomi Kreatif, Denta Berbagi Perspektif Mengenai Harmoni Seni Pertunjukan
SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Buka Festival Generus Depok 2026, Chandra Rahmansyah Apresiasi Peran LDII dalam Pembinaan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Supian Suri Siapkan Agenda Kemah Akbar Lintas Jenjang Pramuka Depok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Perbasi Ajak Warga Depok Penuhi GOR: Dukung Tim Basket di Porprov Jabar 2026, Gratis!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Kodim 0508 Depok Salurkan Ratusan Sembako di HUT Korem Wijayakarta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Bojongsari Bersatu: Kelurahan dan Polsek Kerepkan Aksi Bersih Sawangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Supian Suri Beri Apresiasi Tinggi untuk Ketulusan Kader Posyandu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:53 WIB

RT004/RW009 Sukatani Pastikan Sinergitas dengan Pemkot Depok Guna Mengejar Ketertinggalan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Peringati Maulid Nabi dan Hari Santri 2026, Chandra Rahmansyah Ajak Warga Sukmajaya Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Karakter Generasi Muda

Berita Terbaru

Wali Kota Depok Supian Suri. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Supian Suri Siapkan Agenda Kemah Akbar Lintas Jenjang Pramuka Depok

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:58 WIB

Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo membagikan paket sembako kepada driver ojol, belum lama ini. (Foto: Humas Kodim Depok)

Berita Depok

Kodim 0508 Depok Salurkan Ratusan Sembako di HUT Korem Wijayakarta

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:53 WIB