oleh

Kejati Jabar Sidak Kantor Kejari Depok

Siarandepok.com – Sidang kedua kasus gugatan jemaah terkait aset agen perjalanan First Travel akan digelar, tapi sehari sebelum digelar pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok mendapat kunjungan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang harus inspeksi mendadak ke kantor Kejari Depok di Jalan Boulevard Raya, Kalimulya, Cilodong, Selasa (26/3).

Untuk diketahui, Kejari Depok merupakan eksekutor penyitaan aset First Travel untuk Negara. Akibat penyitaan itu, calon jemaah First Travel menggugat Andika Surachman (Bos First Travel) dan Kejari Depok. Pasalnya, penyitaan itu membuat dana yang disetorkan jemaah menjadi hangus.

Saat disinggung mengenai hal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sufari, membantah sidak yang dilakukan Kejati terkait dengan sidang gugatan perdata jemaah First Travel.

“Itu namanya inspeksi umum, rutin. Dalam setahun dua kali. Semuanya, biasa. Tidak ada masalah. Emang seperti itu. Kalau di tempat lain apa namanya. Kalau di sini namanya inspeksi umum,” ujar Sufari saat ditemui di Kejari Depok, Selasa (26/3).

Sufari mengatakan bahwa sidak yang dilakukan Kejati merupakan inspeksi yang rutin dilakukan. Menurutnya, sidak semacam itu berlaku di seluruh Kejari di Indonesia.

Pekan lalu, Sufari sempat berjanji kepada jemaah First Travel untuk membantu menghadirkan Andika ke tengah sidang gugatan jemaah dalam gelar sidang kedua besok. Namun, menurutnya kapasitasnya hanya sebatas memfasilitasi.

“Itu namanya memfasilitasi, sepanjang nanti mana yang bisa kita lakukan. Sampai sekarang kan saya tidak tahu ada panggilan ke dia (Andika). Nanti koordinasi ke Rutan. Tidak bisa kita serta-merta menghadirkan. Kan ini perdata,” katanya.

“Panggilannya, sidangnya kapan, belum saya terima. Kalau nanti tembusannya ke kita untuk minta bantuan insya Allah kita berikan. Itu maksudnya. Tidak bisa serta-merta kita langsung ke sana. Kalau kita sebagai turut tergugat iya, turut tergugat. Materi apa sidangnya kita belum tahu,” lanjutnya.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru