Timnas Indonesia U-23 Dilarang Ulangi Kesalahan Saat Melawan Vietnam

- Reporter

Minggu, 24 Maret 2019 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Dalam laga pertama kualifikasi piala AFC U-23 2020 Kamis (22/3) lalu, kekalahan dari timnas Thailand U-23 membuat Timnas Indonesia U-23 ini harus memastikan meraih kemenangan ketika menghadapi tuan rumah Vietnam. Pertandingan kedua ini digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Minggu (24/3)

Bek kanan Tim Garuda Muda, Asnawi Mangkualam menegaskan, konsentrasi dan kerja keras akan menjadi poin penting yang perlu dilakukan timnya di laga kedua.

Tim Garuda Muda kalah kelas saat menghadapi Thailand hingga akhirnya menelan kekalahan telak 4-0 dalam pertandingan yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi (22/3/2019). Tim Garuda Muda sulit untuk membangun serangan dan terus berada di bawah tekanan tim asuhan Alexandre Gama.

Namun, Tim Garuda Muda jelas harus segera melupakan kekalahan tersebut atau justru menjadikannya sebagai motivasi untuk bermain lebih baik di pertandingan kedua.

Tim tuan rumah Vietnam telah menunggu Timnas Indonesia U-23 di pertandingan kedua. Tim tuan rumah berhasil menang 6-0 atas Brunei Darussalam dalam pertandingan pertama mereka.

Asnawi Mangkualam yang berperan sebagai bek kanan di Timnas Indonesia U-23 menekankan kerja keras dan konsentrasi menjadi dua hal yang sangat penting ketika Tim Garuda Muda menghadapi Vietnam di laga kedua.

Lebih Fokus

“Ketika menghadapi Vietnam, kami harus lebih fokus agar bisa mendapatkan poin, harus lebih berkonsentrasi lagi. Kami tahu kami tidak mendapatkan poin di pertandingan pertama, dan pertandingan kedua tentu sangat penting bagi kami agar tetap memiliki peluang untuk bisa melangkah ke putaran final. Kami harus menang dengan berjuang keras,” ujar Asnawi Mangkualam.

Timnas Indonesia U-23 saat ini berada di peringkat ketiga dengan tanpa poin dan unggul hanya dari jumlah kebobolan yang lebih sedikit dari Brunei Darussalam.

 

Penulis: Ardiansyah

Editor: Muhammad Rafi Hanif

Berita Terkait

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
PGRI Ciamis Juara Puspa Swara Wanoja Sunda ; Gubernur Dedi Mulyadi Tutup Lomba Paduan Suara TP PKK Jabar di Bale Gede Pakuan
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB

Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:52 WIB

Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:40 WIB

Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:23 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Karya Wisata ke Cirebon Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:38 WIB

Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta

Senin, 18 Mei 2026 - 11:55 WIB

SMP Budhi Warman Goes To Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 18 Mei 2026 - 08:04 WIB

Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:24 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Berita Terbaru