5 Aturan Sehat Bermain Instagram Agar Kesejahteraan Mental Terjaga

- Reporter

Senin, 11 Maret 2019 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Survei tahun 2017 yang dilakukan pada 1500 anak muda di Inggris, menunjukkan bahwa Instagram menjadi media sosial paling buruk bagi kesehatan mental. Ia meningkatkan kecemasan, depresi dan masalah percaya diri.

Para ahli menyatakan, itu terjadi karena adanya perbandingan sosial pada saat menggunakan aplikasi tersebut. Anak muda cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain yang tampak lebih kurus, lebih kaya dan lebih bahagia pada profil Instagram mereka.

Meskipun begitu, bukan hanya anak muda saja yang terpengaruh dengan Instagram. Menurut studi UPitt, orang dewasa yang berusia di atas 32 tahun pun juga sering membandingkan dirinya dengan orang lain di Instagram.

Emily Weinstein, peneliti dari Harvard University, mengatakan, ada bahaya yang mengintai dari perilaku iri di Instagram tersebut. Meskipun begitu, Emily mengakui, memang tidak mungkin menghindari Instagram sepenuhnya di dunia yang sangat terhubung  pada teknologi ini. Agar mental kita tetap sehat, patuhi lima aturan ini saat bermain Instagram:

Unfollow akun yang tidak memberikan kebahagiaan

Setiap menelusuri feeds Instagram, tanyakan kepada diri sendiri apa yang dirasakan ketika melihat foto-foto tersebut.

Apakah foto liburan teman membuat sedih karena kita hanya duduk menatap layar komputer seharian? Apakah foto keponakan kita yang masih bayi membuat kita senanga? Menurut Weinstein, kita harus menentukan sendiri mana foto yang membuat bahagia, dan mana yang tidak. Sebab, gambar yang sama pun bisa memberikan efek berbeda pada orang lain.

“Bagi beberapa orang, memfollow akun desain dan dekorasi bisa memberikan efek menenangkan. Namun, bagi orang lain, itu bisa membuat iri karena rumahnya tidak sebagus itu. Konten yang sama, reaksi berbeda,” papar Weinstein.

Jika belum yakin apakah akun yang kita follow berdampak baik atau buruk bagi kesehatan mental, Weinstein menyarankan untuk coba berhenti mengikutinya selama beberapa waktu. Jika dalam beberapa minggu mulai merindukan postingan dari akun tersebut, kita bisa memfollownya kembali.

“Kebanyakan dari kita mulai menyadari bahwa akun tersebut tidak sehat, ketika berani meng-unfollownya.  Itu merupakan bagian dari kesadaran diri,” kata Weinstein.

Follow akun positif

Ketika sudah tahu mana akun yang membuat bahagia, selanjutnya kita pasti akan mencari konten serupa. Bagi beberapa orang, akun meme atau yang sesuai hobi seperti travelling dan seni bisa memberikan kebahagiaan.

Ingatkan pada diri sendiri bahwa apa yang ditampilkan belum tentu sesuai dengan kenyataan

Tentu kita tahu bahwa Instagram merupakan “penyaringan” dari versi nyatanya. Namun, tetap saja sulit menjaga pemikiran ini ketika scrolling Instagram.

Dalam studinya, Weinstein menemukan fakta bahwa tingkah laku kita saat bermain Instagram mempengaruhi hasil akhirnya. Mereka yang menyadari bahwa foto-foto di Instagram tidak semudah yang terlihat, cenderung memiliki emosi yang lebih positif setelah melihatnya, dibanding remaja yang membandingkan dirinya dengan orang lain.

Posting, like dan komentar lebih sering

Kita lebih sering menghabiskan waktu di media sosial hanya dengan menatapnya dibanding membuat konten sendiri. Sebuah studi menunjukkan bahwa pengguna pasif cenderung lebih sering melakukan perbandingan sosial dan merasa iri, daripada pengguna aktif yang sering menciptakan keterhubungan melalui posting-nya.

“Melihat foto orang lain di Instagram hanya membuat kita merasa hidup mereka lebih baik. Untuk menghindarinya, terhubunglah dengan mereka: share foto sendiri. Atau like dan komentari postingan mereka,” kata Philippe Verduyn, pemimpin penelitian tersebut dan asisten profesor psikologi di Maastricht University.

Tanya “mengapa”

Kadang kita terlalu lama menghabiskan waktu di Instagram. Menurut Oscar Ybarra, profesor psikologi di University of Michigan, penting untuk menganalisis pentingnya alasan mengapa kita sering membuka Instagram.

“Orang-orang perlu bertanya kembali alasan mereka menggunakan Instagram. Tanyakan ‘mengapa’ berkali-kali ke diri sendiri. Dengan begitu, kita jadi lebih sadar saat membuka media sosial tersebut,” paparnya.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat
Di Kementerian Ekonomi Kreatif, Denta Berbagi Perspektif Mengenai Harmoni Seni Pertunjukan
SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031
LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok
Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum
Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:08 WIB

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:58 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Berita Terbaru

Penyaluran bantuan sembako untuk warga kurang mampu dan anak yatim diselenggarakan oleh Koramil 02/Beji lewat agenda Jumat Berkah di Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (23/10/26). (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Peringati HUT Korem 051, Koramil Beji Sebar Bantuan Sembako

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:22 WIB

Guna meningkatkan kesiapsiagaan, SDN Anyelir 1 Depok memberikan pelatihan P3K bagi guru dan menggelar simulasi bencana untuk para muridnya pada Kamis (22/10/2026). (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

SDN Anyelir 1 Siap Siaga: Murid dan Guru Belajar Tanggap Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:14 WIB

Momen Wali Kota Depok, Supian Suri, saat melepas kontingen Kota Depok untuk berkompetisi dalam ajang Porprov XV Jawa Barat 2026. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Depok Bidik Posisi 5 Besar di Porprov Jabar 2026

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:25 WIB