Atasi DBD, Pemkot Jaktim akan Beri Ilmu Kepada Pemkot Depok

- Reporter

Sabtu, 9 Maret 2019 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – DBD, penyakit yang sudah mewabah di Indonesia. Banyak pemerintah yang sudah menangani penyakit mengerikan tersebut, salah satunya Pemkot Jakarta Timur.

Pemkot Jakarta Timur siap memberi ilmu cara memberantas peredaran nyamuk Aedes Aegypti ke Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Kota Depok bila tak memiliki Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Hal ini disampaikan Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar kala memantau pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 02 Kelurahan Kalisari yang berbatasan dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan.

Anwar mengaku dapat informasi bahwa Kelurahan Pasir Gunung Selatan tak memiliki kader Jumantik sehingga khawatir perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti di sana bakal menjangkiti warganya.

“Informasi katanya mereka (Kelurahan Pasir Gunung Selatan) enggak punya Jumantik. Yasudah, kita kasih ilmu dari Jakarta Timur, supaya melakukan hal yang sama. Kerja bakti, pemeriksaan jentik secara periodik. Seminggu dua kali atau tiga kali,” kata Anwar di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (8/3).

Meski di wilayah Kelurahan Kalisari tercatat ada 28 kasus demam berdarah dengue (DBD), Anwar mengklaim wilayahnya nyaris bebas dari nyamuk Aedes Aegypti.

Anwar beralasan kebanyakan warga RW 02 Kelurahan Kalisari sudah tak menggunakan ember atau bak mandi, sehingga mempersempit ruang berkembang biak bagi nyamuk.

Secara khusus Anwar meminta Lurah Kalisari agar segera berkoordinasi dengan Lurah Pasir Gunung Selatan guna mengatasi masalah DBD di kedua wilayah.

Ia merasa tak perlu turun tangan berkoordinasi karena lingkupnya sebatas dua RW, bukan mencakup keseluruhan Kota Jakarta Timur dan Depok.

Hingga 3 Januari 2019, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat ada 685 kasus DBD di Jakarta Timur, jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak di antara 5 Kota di Provinsi DKI.

Sementara Kecamatan Cipayung jadi Kecamatan dengan jumlah kasus DBD terbanyak se-Jakarta, satu warga Kelurahan Utan Kayu, Kecamatan Matraman bahkan meninggal.

 

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat
Gerak Cepat Pemkot Depok: Adopsi Teknologi Canggih Demi Cegah Kebakaran Berulang di TPA Cipayung
Langkah Tegas DPUPR Kota Depok: Perketat Pengawasan Proyek Strategis Demi Mutu Infrastruktur
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:55 WIB

Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:12 WIB

Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:41 WIB

Lampu Hijau dari Warga, Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa di Pondok Cina Akhirnya Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:36 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29 WIB

Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:22 WIB

Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:11 WIB

Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman

Berita Terbaru