Hujan Lebat Picu Banjir Bandang di Pangalengan, Kabupaten Bandung

- Reporter

Sabtu, 2 Maret 2019 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut banjir bandang terjadi di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/3) pukul 16.30 WIB. Meski tak ada korban jiwa, tinggi air mencapai hingga 70 sentimeter.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB menyebut banjir itu salah satunya dipicu oleh hujan lebat sejak pukul 14.00 WIB. Hingga akhirnya Sungai Cisangkuy pun meluap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata dia, lewat pesan singkatnya, Jumat (1/3). “Adanya proyek pembuatan saluran air, untuk kepentingan proyek, air dialihkan sementara sehingga memasuki jalan raya dan permukiman”.

Ia menyebut tak ada kerugian korban jiwa dari banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) 20-70 cm ini. Namun, sebanyak 150 rumah terendam karenanya.

“(Korban jiwa) Nihil,” ucap dia.

Sutopo pun menyinggung soal banjir di dataran tinggi. Selain Pangalengan, banjir sejenis terjadi di Kota Cimahi, Pasuruan, dan Dieng. “Kali ini banjir bandang di Pengalengan,” ucapnya.

Dia menyebut sejumlah penyebab banjir di dataran tinggi. Di antaranya, hutan yang gundul dan pengurangan daerah resapan air.

“Gundulnya hutan, berkurangnya kawasan resapan air, DAS kritis, sungai makin dangkal dan sempit, drainase yang tidak memadai, sungai penuh sampah dan lainnya adalah penyebab banjir. Kita sudah seharusnya jaga alam, alam akan jaga kita juga,” kata Sutopo.

 

Penulis: Adista

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru