Pengusaha Sawit Indonesia Menolak Kebijakan RED II

- Reporter

Rabu, 27 Februari 2019 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pengusaha Indonesia menyatakan penolakan terhadap kebijakan Renewable Energy Directive II (RED II) yang dikeluarkan oleh Uni Eropa sejak November 2018. Sebab, kebijakan tersebut dinilai bakal memberi dampak signifikan bagi industri kelapa sawit Indonesia.

“Ini (RED II) dalam tahapan konsultasi publik, kalau kami tidak merespon nanti dianggap kami setuju. Makanya kami merespon untuk mengatakan kami tidak setuju,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono di kantor Kemenko Maritim, Selasa (26/2).

Tindak lanjut dari RED II, negara-negara Uni Eropa menerbitkan delegated act atau implementasi regulasi. Joko mengungkapkan pemerintah dan pengusaha kelapa sawit tengah menyusun strategi guna menyuarakan penolakan tersebut.

“Kami akan koordinasi dengan kementerian juga, supaya suara Indonesia bisa direpresentasikan oleh Kementerian Luar Negeri. Kami harus kompak untuk bilang tidak setuju,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Gapki, Togar Sitanggang mengungkapkan, Indonesia memiliki waktu hingga 8 Maret 2019 untuk merespon kebijakan tersebut.

Dalam hal ini, Togar bilang Gapki akan memimpin koordinasi dikalangan pengusaha kelapa sawit. Sejalan dengan itu, Gapki juga akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah.

“8 Maret itu dimanfaatkan oleh berbagai pihak baik dari sektor swasta, mungkin akan dikoordinir oleh Gapki maupun pemerintah sendiri dari Kementerian Luar Negeri. Tetapi dari dua jawaban ini harus ada sinergi,” paparnya.

Sejalan dengan langkah itu, Indonesia juga mempersiapkan diri jika penolakan tersebut harus dibawa ke meja Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

 

Penulis : Adista

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Ini Dia Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan
Tak Berizin, 43 Bangli di Jalan Raya Bogor Cimanggis Ratakan Tanah oleh Satpol PP Depok
SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Jangan Coba-Coba Bakar Sampah di Depok, Dendanya Bikin Warga Meringis!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkot Depok Bagikan 1 Ton Beras di Jatijajar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DLHK Depok Dorong Warga Kemirimuka Aktif Pilah Sampah dan Manfaatkan Bank Sampah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Nggak Perlu Jauh! Warga Pondok Cina Bisa Urus Adminduk Langsung Dekat Rumah!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:21 WIB

Ratusan Pelajar SD Depok Sabet Juara LLP 2026, Lima Siswa Tembus Kancah Nasional dan Provinsi

Berita Terbaru

Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok saat ini sedang menata area Jalan Cinere Raya yang berlokasi di Kecamatan Cinere. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:07 WIB

Pada Rabu (14/10/26), DPUPR Kota Depok mendatangi kawasan Grand Depok City (GDC) untuk melakukan peninjauan bersama BKD dan instansi terkait. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:04 WIB

Penandatanganan Perjanjian Bersama antara Serikat Pekerja PT Bumiputera Wisata (Hotel Bumi Wiyata) dan pihak manajemen berlangsung di Ruang Bougenville pada Selasa (13/10/26), disaksikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:13 WIB