Pemerintah Perlu Sosialisasi HIV/AIDS ke Masyarakat

- Reporter

Jumat, 15 Februari 2019 - 18:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Retno Listyarti yang merupakan Komisioner KPAI bidang pendidikan menyampaikan bahwa perlunya ada sosialisasi dari pemerintah, sebagai upaya mengantisipasi penolakan dari orang tua murid ataupun siswa kepada siswa pengidap HIV/AIDS.

“Mengingat potensi kasus serupa maka KPAI mendorong pemerintah pusat bekerja sama, dalam menyosialisasikan penyakit HIV/AIDS tidak menular karena kontak fisik namun penularannya sangat spesifik. Sasarannya ke guru, siswa, dan orang tua siswa,” ucap Retno, Kamis (14/02).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi soal penyataan tersebut, 14 siswa yang diduga mengidap HIV/AIDS harus meninggalkan bangku sekolah di satu sekolah dasar Kota Solo, Jawa Tengah. Peristiwa ini bisa terjadi lantaran orang tua siswa lainnya menolak kehadirannya dikarenakan takut tertular.

Berkaca dari kasus itu, kata dia, alasan penolakan pada umumnya adalah kekhawatiran anak-anak lain di sekolah tersebut tertular HIV dari ketiga anak tersebut.

Retno juga menjelaskan, penularan HIV sangat spesifik, yaitu melalui cairan Air Susu Ibu (ASI), cairan vagina dan cairan sperma serta cairan darah melalui transfusi darah.

Selain itu, penggunaan jarum suntik yang sama juga berpotensi kuat tertular HIV/AIDS.

Atas dasar itu, KPAI menyesalkan status kesehatan ke-14 anak itu terbuka ke publik sehingga dapat memunculkan stigma negatif terhadap anak-anak dan juga akan berpotensi membuat anak menjadi tertekan secara psikologis, menutup diri dan menganggu tumbuh kembangnya.

“Seharusnya ada sanksi terhadap para pelaku yang membuka ke publik tentang masalah kesehatan seorang anak,” tambahnya.

 

Penulis : Nia

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

<

Berita Terkait

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta
Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat
Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri
Keluarga Besar SDIT & SMPIT ARRAHMAN DEPOK 2024 Adakan TRIP Ke Pangandaran bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor
Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Senin, 8 Juli 2024 - 18:30

Alumni Muda Gontor Sambut Baik Sejumlah Pendukung Idris Balik Arah Jagokan Supian Suri

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:19

Aliansi BEM PTMA-I Zona 3 Minta Polisi Usut Tuntas Sejumlah Kasus Represifitas

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:04

Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….

Kamis, 4 Juli 2024 - 14:51

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Hadiri Tajamuk Kader Pesantren & Kiai Muda FPAG se Indonesia di Pondok Modern Darussalam Gontor

Selasa, 2 Juli 2024 - 22:12

Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!

Berita Terbaru