Pagu Anggaran Pembangunan Kelurahan Naik Jadi Rp 2,75 Milyar

- Reporter

Rabu, 6 Februari 2019 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com  -Walikota Depok Mohammad Idris secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan Cilodong di aula Kantor Kecamatan Cilodong, Depok, Rabu (06/02/2019).

Musrenbang dihadiri Camat Cilodong Mulyadi, Anggota DPRD Depok M. Taufik, para kepala OPD, LPM se-Kecamatan Cilodong, para Lurah, unsur Forkopimka, ormas Kepemudaan, Kepala UPT Puskesmas, forum anak, Karang Taruna, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan wilayah kecamatan Cilodong.

Dalam kesempatan tersebut Walikota mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 130 Tahun 2018 tentang pedoman pengelolaan kegiatan yang bersumber dari dana  kelurahan menyebutkan pagu anggaran pembangunan tingkat Kelurahan tidak boleh kurang dari lima persen dari APBD. Artinya dana pembangunan Kelurahan tahun ini mengalami peningkatan dari Rp. 2 milyar menjadi 2,75 milyar. Semakin meningkatnya APBD Depok maka semakin maningkat pula pagu anggaran indikatif di tingkat kelurahan.

“Tahun ini pagu anggaran pembangunan Kelurahan sebesar Rp. 2,75 milyar dari APBD Depok sekitar Rp.3,46 trilyun,” kata Idris.

Dengan adanya kenaikan dana kelurahan tersebut, Idris berharap pembangunan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi juga dimanfaatkan untuk pelayanan. Diantaranya peningkatan pelayanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).” Hingga saat ini, dari total 1017 Posyandu di Kota Depok masih terdapat beberapa Posyandu yang perlu perhatian. Ada beberapa titik lahan di Kecamatan Cilodong yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan fisik Posyandu,” tuturnya.

Selain Posyandu, lanjut Idris, yang perlu mendapat perhatian adalah di bidang sosial dan ekonomi. Salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan warga lanjut usia (lansia).

“Lembaga Lansia Indonesia (LLI) nanti harus proaktif mengusulkan berbagai hal yang menjadi kebutuhan lansia, agar nanti dapat diintegrasikan dengan kebutuhan anggaran di tingkat kecamatan,” pungkas Idris.

Berita Terkait

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu
Gerakan Pangan Murah di Grogol Depok Disambut Antusias Warga
Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota
HUT ke-81 RI, Supian Suri Ajak Forkopimda Depok Isi Kemerdekaan dengan Pelayanan Terbaik
Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan
Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:42 WIB

AKBP Samian Resmi Jabat Wakapolres Metro Depok, Kombes Christian Rony Tekankan Pelayanan Presisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Olahraga hingga Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lurah Beji Turun Ke Jalan Bagikan Bendera Merah Putih Gratis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:19 WIB

HUT ke-81 RI, Supian Suri Ajak Forkopimda Depok Isi Kemerdekaan dengan Pelayanan Terbaik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan

Berita Terbaru