Kemana Perginya Pasien DBD RSUD Depok

- Reporter

Selasa, 5 Februari 2019 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan apresiasi kepada pihak terkait (stakeholder) baik di kelurahan maupun kecamatan dalam upaya menanggulangi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Depok. Menurutnya, upaya ini cukup efektif untuk menurunkan jumlah penderita DBD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Senin, 4 Februari 2019 Wakil Wali Kota Depok mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari perangkat daerah, maupun kelurahan dan kecamatan atas upayanya dalam mengantisipasi penyebaran penyakit DBD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini sebanyak 184 pasien dinyatakan sembuh dari total pasien yang berada di RSUD Depok sebelumnya adalah 206 pasien penderita DBD. Sisanya 22 pasien yang masih di rawat

“Dalam mencegah penyakit DBD tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi dibutuhkan juga peran aktif dari masyarakat. Salah satunya dengan menjaga kebersihan baik di dalam rumah maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit DBD adalah bersihkan bak mandi seminggu sekali karena air merupakan tempat berkembangnya nyamuk Aedes aegypti. Perhatikan perabotan seperti wadah, vas bunga, dan lainnya yang tergenang air karena itu berpotensi menjadi sarang nyamuk dan yang terakhir jangan menggantung baju terlalu lama atau dengan sembarangan hal ini di karenakan nyamuk sangat menyukai aroma tubuh manusia, sehingga baju yang digantung menjadi tempat favorit untuk nyamuk hinggapi.

 

Penulis             : Nia Rusmiati Saputri

Sumber            : depok.go.id

Editor              : Muhammad Rafi Hanif

 

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru